Jelang Lebaran, Warga Kepulauan Seribu Tebus Sembako Murah Rp 50 Ribu

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, melakukan penyerahan sembako murah ke salah satu perwakilan warga Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, Jumat (13/3/2026). Foto: Jeni Ritanti/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, melakukan penyerahan sembako murah ke salah satu perwakilan warga Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, Jumat (13/3/2026). Foto: Jeni Ritanti/kumparan

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu, Provinsi DKI Jakarta menggelar Bazar Pangan Murah di Plaza Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, Jumat (13/3).

Adapun pelaksanaan bazar tersebut dilaksanakan selama satu hari dalam pekan ini, dengan menyediakan 1.000 paket sembako murah bagi warga sebagai upaya menjaga keterjangkauan harga kebutuhan pokok menjelang Idul Fitri.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengatakan program tersebut merupakan bagian dari rangkaian Safari Ramadan Pemprov DKI Jakarta untuk memastikan pelayanan publik berjalan baik di wilayah Kepulauan Seribu.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, melakukan penyerahan Kartu Layanan Gratis (KLG) ke salah satu perwakilan warga Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, Jumat (13/3/2026). Foto: Jeni Ritanti/kumparan

“Tadi kami meninjau pelaksanaan pasar murah. Ada paket seribu paket murah. Kenapa kami lakukan? Karena ini adalah dalam rangka menyambut Idul Fitri,” kata Pramono saat melakukan safari Ramadan di Pulau Pari, Kepulauan Seribu, Jumat (13/3).

Menurutnya, bazar pangan murah juga menjadi langkah untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau di tengah fluktuasi harga menjelang hari raya.

Ia menyebutkan harga paket sembako yang dijual dalam kegiatan tersebut jauh lebih murah dibandingkan harga normal di pasaran.

“Tadi paketnya harganya Rp 100 ribu, dijualnya Rp 50 ribu, dan beberapa yang gratis termasuk ada CSR dari beberapa perusahaan,” ujarnya.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, melakukan penyerahan sembako murah ke salah satu perwakilan warga Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, Jumat (13/3/2026). Foto: Jeni Ritanti/kumparan

Pramono menambahkan, secara umum harga kebutuhan pokok di Jakarta, termasuk di wilayah Kepulauan Seribu, masih relatif stabil. Kenaikan harga yang tercatat hanya terjadi pada komoditas cabai keriting dengan peningkatan sekitar tiga persen.

"Seperti kita ketahui semua harga-harga sekarang ini praktis terpantau cukup baik. Dari semua harga-harga yang ada, baik di Pulau Seribu maupun di lima kota yang ada di daratan, harga-harga relatif stabil," ucapnya.

“Dari semua harga yang mengalami kenaikan yang saya agak surprise adalah cabai keriting, naiknya tiga persen. Yang lain hanya satu persen, dua persen,” imbuhnya.

Ia menilai program bazar pangan murah yang dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama BUMD efektif untuk menjaga stabilitas harga serta membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok menjelang Lebaran.

“Maka dengan demikian saya meyakini bahwa program yang dilakukan oleh Pemerintah DKI Jakarta bekerja sama dengan BUMD untuk memberikan paket, meninjau pelaksanaan paket pasar murah ini sangat efektif,” kata Pramono.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, melakukan peninjauan kegiatan pasar murah di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, Jumat (13/3/2026). Foto: Jeni Ritanti/kumparan

Salah seorang warga Pulau Panggang, Nuraini (45), mengatakan paket sembako tersebut dibeli menggunakan kupon yang dibagikan melalui ketua RT. Ia menyebut paket yang ditebus seharga Rp 50 ribu berisi tiga jenis kebutuhan pokok.

“Ini harga Rp 50 ribu. Dapetnya tiga biji doang, gula, minyak sama beras,” kata Nuraini saat ditemui di lokasi bazar.

Nuraini (45), warga Pulau Panggang yang turut antusias mengikuti kegiatan Pasar Murah Ramadan di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, Jumat (13/3/2026). Dok. Jeni Ritanti

Menurutnya, program tersebut cukup membantu warga meski pembagian kupon dilakukan secara bergilir antarwarga setiap tahunnya.

“Jadi kan kita kan harus bergilir. Tahun ini kita, tahun besok siapa gitu," ujarnya.

Bagi Kartu Layanan Gratis dan Kacamata Gratis untuk Warga

Pemprov DKI juga membagikan Kartu Layanan Gratis (KLG) kepada warga Kepulauan Seribu. Sebanyak 1.180 warga menerima kartu tersebut yang disertai dengan layanan pemeriksaan mata serta pembagian kacamata gratis.

Pram mengatakan, program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan akses layanan bagi masyarakat di wilayah kepulauan.

“Dalam kesempatan ini kami juga menyampaikan tadi disalurkan Kartu Layanan Gratis yang kurang lebih seribu seratus delapan puluh warga,” kata Pram.

Selain pembagian KLG, kegiatan tersebut juga menghadirkan layanan pemeriksaan mata dan pembagian kacamata gratis yang bekerja sama dengan Gabungan Pengusaha Optik (Gapokin).

“Juga ada Gabungan Pengusaha Optik (Gapokin) yang memberikan kacamata gratis, baik itu minus maupun plus,” ujarnya.

Menurut Pramono, bantuan kacamata tersebut diberikan kepada berbagai kelompok masyarakat, mulai dari siswa sekolah hingga warga lanjut usia yang membutuhkan.

“Kalau plus itu biasanya untuk ibu-ibu manula, ibu-bapak manula, tetapi kalau yang minus tadi beberapa siswa SD,” ucapnya.

Ia menilai program tersebut memberikan manfaat langsung bagi warga di wilayah Kepulauan Seribu.

“Sehingga dengan demikian program ini sangat bermanfaat,” pungkasnya.