Jelang Persija vs Persib: 17.800 Personel Dikerahkan, Penyekatan di 3 Wilayah

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wakapolda Metro Jaya, Brigjen Pol Dekananto Eko Purwono saat menebar benih tahap ke-2 pasok bahan baku SPPG di Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Sabtu (18/4/2026). Foto: Ryan Iqbal/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Wakapolda Metro Jaya, Brigjen Pol Dekananto Eko Purwono saat menebar benih tahap ke-2 pasok bahan baku SPPG di Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Sabtu (18/4/2026). Foto: Ryan Iqbal/kumparan

Sebanyak 17.800 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan laga Persija Jakarta vs Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Sabtu (12/9). Polisi juga menyiapkan penyekatan di tiga wilayah untuk mengantisipasi pergerakan suporter.

Wakapolda Metro Jaya Irjen Pol Dekananto Eko Purwono mengatakan personel yang dilibatkan berasal dari Polda Metro Jaya, Kodam Jaya, dan Pemprov DKI Jakarta. Pengamanan juga melibatkan Polda Jawa Barat dan Polda Banten.

"Dalam kegiatan pengamanan pertandingan antara Persija melawan Persib, jajaran Polda Metro bersama Kodam Jaya dan juga bersama unsur dari Pemprov DKI melaksanakan kegiatan pengamanan dengan jumlah pengamanan yaitu 17.800 personel," kata Dekananto saat Apel Jaga Jakarta Bersama The Jakmania di GBK, Jakarta, Jumat (11/9).

Dekananto mengatakan penyekatan dilakukan di tiga wilayah, yakni Tangerang Kota, Karawang, dan Bogor.

"Untuk lokasi-lokasi penyekatan itu ada di wilayah Tangerang Kota, karena berbatasan juga dengan wilayah Banten. Kemudian ada di wilayah Karawang, berbatasan dengan Bekasi, dan juga Bogor yang berbatasan dengan wilayah Depok. Itu yang kita lakukan penyekatan," jelasnya.

Menurut Dekananto, penyekatan tersebut dilakukan sebagai langkah preventif atau antisipasi. Polda Metro Jaya bekerja sama dengan Polda Banten dan Polda Jawa Barat dalam pelaksanaannya.

Dia mengatakan pengamanan dilakukan untuk mengantisipasi pergerakan suporter sebelum pertandingan hingga setelah laga selesai.

Dekananto menjelaskan, pertandingan tersebut tidak dihadiri suporter Persib. Hal itu tercantum dalam izin keramaian yang diterbitkan Mabes Polri berdasarkan rekomendasi Polda Metro Jaya dan komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

"Disampaikan bahwa sesuai dengan regulasi FIFA, untuk dalam pertandingan ini suporter dari Persib dilarang untuk hadir di GBK," kata Dekananto.

"Karena demikian juga nanti kalau bertanding di Bandung, kita juga akan larang teman-teman dari The Jakmania untuk hadir ke Bandung," lanjutnya.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memimpin apel Jaga Jakarta bersama Jakmania di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Jumat (11/9/2026). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta The Jakmania menjaga keamanan dan ketertiban selama pertandingan. Dia menilai laga Persija vs Persib di Jakarta menjadi momentum penting setelah kedua tim tidak bertanding di Jakarta selama lebih dari tujuh tahun.

"Saya menegaskan bahwa rivalitas antara Persija dan Persib Bandung adalah rivalitas di pertandingan sepak bola. Setelah selesai pertandingan harus tetap menjadi saudara, sahabat," kata Pramono.

Dia juga meminta rivalitas kedua kelompok suporter tidak dibawa ke luar pertandingan, termasuk melalui media sosial.

Dia mengingatkan The Jakmania bahwa Jakarta merupakan rumah bersama sehingga fasilitas umum dan lingkungan sekitar harus dijaga selama pertandingan.

Pertandingan Persija Jakarta vs Persib Bandung akan berlangsung di Stadion Utama GBK pada Sabtu (12/9) pukul 15.30 WIB. Laga tersebut merupakan pertandingan pekan kedua BRI Super League 2026/2027.