Jemaah Haji Dapat 15 Kali Makan dan 1 Snack saat di Armuzna
·waktu baca 2 menit

Jemaah haji sedang bersiap menuju fase puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Puncak haji akan dimulai dengan pemberangkatan jemaah dari hotel di Makkah menuju ke padang Arafah pada 8 Zulhijah 1446 H bertepatan dengan 4 Juni 2025.
Selama puncak haji di Armuzna, jemaah akan mendapatkan 15 kali makan dan 1 snack berat, yaitu 5 kali makan di Arafah, 1 kali snack berat di Muzdalifah, dan 10 kali makan di Mina.
"Makanan disiapkan dengan memperhatikan gizi, daya tahan, dan kondisi medan saat puncak ibadah," ungkap Sekjen Kemenag Kamaruddin Amin di Makkah, Senin (2/6).
Jelang Armuzna, layanan katering reguler di hotel digantikan dengan makanan siap saji atau ready to eat. Distribusi sudah dilakukan secara bertahap untuk 6 kali makan, dengan rincian: 7 Zulhijah (3 Juni), 3 kali makan. 8 Zulhijah (4 Juni), 1 kali makan. Serta, 13 Zulhijah (9 Juni), 2 kali makan.
"Makanan ini dapat langsung dikonsumsi. Nasi sebaiknya direndam air selama 5-10 menit sebelum disantap, lauk dapat dimakan langsung tanpa pemanasan. Setelah kemasan dibuka, makanan tidak boleh disimpan ulang demi alasan kesehatan," ujar Kamaruddin.
Layanan Kesehatan di Armuzna
Pemerintah telah menyiapkan pos kesehatan di Arafah dan Mina, masing-masing 8 pos. Jemaah dapat mengunjungi pos-pos tersebut untuk mendapatkan layanan kesehatan.
"Ada pos kesehatan mobile yang siaga melayani di jalur atas maupun bawah Jamarat. Kami juga menyiapkan 15 unit ambulans yang telah memenuhi standar medis untuk keperluan evakuasi atau rujukan lebih lanjut," ujar Kamaruddin.
Kamaruddin mengajak seluruh jemaah untuk terus menjaga kekompakan, mengikuti arahan petugas, dan memperbanyak doa.
“Semoga semua dimudahkan dalam menunaikan ibadah haji secara sempurna, dan pulang ke Tanah Air sebagai haji yang mabrur," tutur Kamaruddin.
