Jemaah Haji Ikut Tarwiyah Bertambah Jadi 3.550 Orang

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tenda-tenda jemaah haji di Mina, Mekkah, Arab Saudi, Kamis (30/06/2022). Foto: Dok. MCH 2022
zoom-in-whitePerbesar
Tenda-tenda jemaah haji di Mina, Mekkah, Arab Saudi, Kamis (30/06/2022). Foto: Dok. MCH 2022

Jemaah haji Indonesia yang akan tarwiyah, --bermalam di Mina pada 8 Zulhijah sebelum wukuf di Arafah, jumlahnya terus bertambah. PPIH Daker Makkah mencatat sudah 3.550 orang yang daftar.

"Jemaah yang akan melaksanakan tarwiyah sebanyak 3.550 per 3 Juli," ucap Kepala Seksi Bimbingan Ibadah PPIH Daker Makkah, Ansor, Minggu (3/7).

Data itu tercatat hingga pukul 19.30 WIB. Angka berubah real time karena pengajuan tarwiyah diupload secara online. "Angkanya berubah terus," kata Ansor.

Tarwiyah tidak difasilitasi Kemenag karena alasan teknis sulitnya memobilisasi seluruh jemaah menuju Mina sebelum ke Arafah. Jemaah yang ingin tarwiyah mengupayakan sendiri atau berkelompok.

Mereka diminta menekan surat pernyataan bertanggung jawab atas masing-masing, lalu melapor kepada PPIH. Tarwiyah diakomodir oleh ketua rombongan yang sudah punya jaringan dengan pihak transportasi Saudi.

PPIH Daker Makkah membatasi hingga 6 Zulhijah atau 5 Juli 2022 bagi jemaah yang ingin tarwiyah. Ansor memperkirakan jemaah Indonesia yang akan tarwiyah tahun tak lebih dari 4.000 orang karena kuota haji tahun ini hanya 46 persen.

Wakil Menteri Agama, Zainut Tauhid, menyebut tarwiyah difasilitasi maktab atau perusahaan transportasi yang diusahakan oleh KBIH atau kloter.

"Dibebankan ke jemaah 300-an (riyal). Kita siapkan blanko bahwa mereka siap karena dari kita tidak ada tarwiyah," ucap Zainut.

-----------------

Ikuti informasi seputar haji 2022 langsung dari Arab Saudi dalam Kabar Haji 2022 hanya di kumparan.