Jemaah Haji RI Diminta Disiplin Patuhi Arahan Petugas Saat Armuzna
·waktu baca 2 menit

Jemaah haji Indonesia diminta disiplin mengikuti arahan petugas selama pelaksanaan puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).
Hal itu disampaikan Anggota Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI 2026 Danang Wicaksana Sulistya saat melepas keberangkatan jemaah menuju Arafah di Hotel 502 Safwat Alshuruq, Jalan Sektor 5 Raudhah, Makkah.
"Kami sebagai tim pengawas mengimbau seluruh komponen, termasuk jemaah sendiri, agar mengikuti segala arahan dari ketua rombongan, ketua regu, ketua kloter, maupun petugas haji Indonesia," kata Danang, Rabu (27/5).
Kepatuhan Jemaah Jadi Kunci
Menurut Danang, fase Armuzna merupakan tahapan paling krusial dalam penyelenggaraan ibadah haji karena seluruh aktivitas jemaah harus mengikuti aturan pemerintah Arab Saudi.
"Di Armuzna ini kita mengikuti segala peraturan dari pemerintah Saudi Arabia, sehingga perlu integrasi yang baik antara PPIH dan pemerintah," ujar politisi Fraksi Gerindra itu.
Ia menilai kepatuhan jemaah menjadi faktor penting untuk menjaga kelancaran mobilitas jutaan jemaah dari berbagai negara yang bergerak bersamaan menuju Arafah, Muzdalifah, dan Mina.
Apresiasi Proses Keberangkatan Jemaah
Danang juga mengapresiasi proses keberangkatan jemaah di sektor lima yang dinilai berjalan cukup baik meski sempat terjadi kepadatan lalu lintas dan antrean armada bus.
"Alhamdulillah para jemaah bisa terangkut dari pagi sampai siang ini, walaupun memang ada gesekan dan kepadatan di dalam bus," katanya.
Meski demikian, Timwas Haji DPR tetap mencatat perlunya peningkatan kenyamanan armada transportasi pada musim haji mendatang agar perjalanan jemaah menuju Armuzna lebih aman dan nyaman.
Danang berharap seluruh jemaah Indonesia dapat menjalankan puncak ibadah haji dengan lancar dan kembali ke Tanah Air dalam keadaan sehat.
"Dengan kondisi apa pun, saya harap semuanya bisa nyaman, selamat, dan sukses mengikuti ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina," tutup Anggota Komisi V DPR RI itu.
