Jemaah Haji RI Miqot di Bir Ali Sebelum Berangkat Menuju Makkah

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Jemaah Miqot di Bir Ali. Foto: Dok. MCH 2026
zoom-in-whitePerbesar
Jemaah Miqot di Bir Ali. Foto: Dok. MCH 2026

Ribuan jemaah haji Indonesia gelombang pertama mulai bergerak dari Madinah menuju Makkah. Perjalanan ini diawali dengan singgah di Bir Ali atau Masjid Dzul Hulaifah, miqat makani yang telah ditetapkan sejak zaman Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam.

Sebanyak enam kloter diberangkatkan dari dua hotel utama di Madinah, yaitu Hotel Taiba Front dan Hotel Makarem Suite menjadi yang pertama bergerak ke Makkah. Sebagian besar berangkat tepat waktu, meski ada beberapa jemaah dari embarkasi Palembang (PLM), Medan (KNO), dan Jakarta (JKG) yang tertunda karena alasan kesehatan.

Jemaah Miqot di Bir Ali. Foto: Dok. MCH 2026

Pada Kamis (30/4) pukul 07.00 WAS, Kloter YAI 1 tiba di Bir Ali dengan delapan bus. Di lokasi ini, jemaah mengambil wudhu, melaksanakan salat sunah dua rakaat, berniat ihram, dan berdoa sebelum melanjutkan perjalanan ke Makkah.

Meski lansia diimbau tetap berada di dalam bus untuk menghemat waktu, sebagian dari mereka tetap turun dengan penuh semangat menuju Masjid Bir Ali.

Jemaah Miqot di Bir Ali. Foto: Dok. MCH 2026

Kusna, jemaah asal Kulonprogo, tak mau melewatkan kesempatan beribadah di masjid penuh sejarah ini.

“Saya bersyukur bisa sampai ke tahap ini. Semoga salat sunah, niat ihram, dan seluruh rangkaian haji ini lancar hingga menjadi haji mabrur. Selamat dunia dan akhirat,” ujar Kusna.

Bir Ali merupakan miqat resmi bagi jemaah yang berangkat dari Madinah. Di sinilah Rasulullah SAW dulu memulai ihram ketika akan melaksanakan haji.

Jemaah Miqot di Bir Ali. Foto: Dok. MCH 2026

Proses miqat di sini, oleh Sektor Khusus PPIH (Seksis) Bir Ali, dibatasi maksimal 15 menit agar tidak mengganggu jadwal ratusan bus lainnya. Hari ini saja, 127 bus jemaah Indonesia dijadwalkan melintas di Bir Ali, dengan batas akhir pendorongan pukul 17.00 WAS.

Kepala Daerah Kerja Madinah 2026, Khalilurahman, memberikan imbauan khusus mengingat cuaca di Makkah jauh lebih panas dibandingkan Madinah.

“Jaga kondisi fisik, bawa masker, topi, payung, kacamata, dan pastikan cukup minum air. Makan makanan bergizi serta istirahat yang cukup juga sangat penting,” pesannya.

Jemaah Miqot di Bir Ali. Foto: Dok. MCH 2026

Sementara itu, Kaseksus Bir Ali, Divia Ardianto, menegaskan lansia dan jemaah yang kurang fit diharapkan tetap di dalam bus agar proses pergeseran bisa berjalan lancar dan tepat waktu.

Apalagi di tempat miqot ini, jemaah Indonesia bertemu dengan jemaah berbagai negara dengan jumlah terus meningkat.

Jemaah haji dari kloter UPG 1 dan SUB 1 saat mengambil Miqot di Masjid Bir Ali, Senin (20/5/2024). Foto: Dok. MCH 2024

Pergeseran jemaah dari Madinah ke Makkah melalui Bir Ali akan terus berlangsung hingga 16 Mei mendatang. Doa-doa tulus mengiringi langkah mereka memasuki rangkaian ibadah haji yang penuh berkah.

PPIH menekankan jemaah di Bir Ali ini harus telah mengenakan ihram, berniat dan dipastikan tidak tertinggal dari rombongan.