Jemaah Kloter Akhir Gelombang I Berangkat ke Makkah, Bersiap Jalani Puncak Haji
·waktu baca 2 menit

Madinah sudah kosong dari jemaah haji Indonesia. Semua jemaah sudah diberangkatkan ke Makkah. Pada Jumat (15/5), tiga kloter terakhir dari gelombang I jemaah haji telah diberangkatkan.
Tiga kloter terakhir itu yakni dari UPG 21, KJT 20, dan BTH 14. Mereka akan melakukan umrah wajib sebelum nantinya menanti waktu puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).
Total sekitar 1.278 jemaah dari tiga kloter itu yang singgah di Masjid Dzulaulaifah atau Bir Ali untuk melakukan pengambilan miqat. Pantauan di lokasi menunjukkan prosesi niat ihram berjalan tertib.
Para petugas sigap membantu jemaah, terutama dalam memastikan seluruh jemaah telah mengenakan pakaian ihram dengan sempurna sebelum bus beranjak menuju Makkah.
Kepala Daerah Kerja (Daker) Madinah, Khalilurrahman, menyatakan bahwa seluruh tahapan pemberangkatan hari terakhir ini berjalan sesuai rencana tanpa kendala berarti.
"Alhamdulillah, semua berjalan tertib. Tidak ada persoalan krusial di lapangan. Madinah secara bertahap mulai kosong dari jemaah haji reguler gelombang pertama," ujarnya.
Terkait jemaah yang saat ini masih menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS) maupun Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI), Khalilurrahman mengimbau keluarga di Tanah Air untuk tidak khawatir.
Jemaah yang sakit tetap dalam pengawasan tim medis. Jika tim dokter sudah memberikan rekomendasi sehat (laik jalan), jemaah akan langsung diantar menuju Makkah dengan pendampingan khusus.
Kepala Sektor Khusus (Seksus) Bir Ali, Divia Ardianto, menegaskan bahwa seluruh personel tetap turun ke lapangan dengan kekuatan penuh mengawal jemaah hari ini meski hanya tiga kloter. Salah satu fokus utama adalah jemaah lansia. Tim Seksus Bir Ali menyiapkan armada penghubung atau golf car untuk membantu jemaah lansia yang memiliki keterbatasan fisik.
"Kami upayakan bagi jemaah lansia tetap bisa melihat langsung suasana Bir Ali dan merasa nyaman saat proses miqat tanpa harus kelelahan berjalan jauh," kata Divia.
Dengan berangkatnya tiga kloter terakhir sebagai penutup, maka operasional Daker Madinah kini bergeser fokus pada persiapan penyambutan jemaah gelombang kedua yang akan tiba setelah puncak haji nanti.
