Jembatan Bambu di Cianjur Roboh: Kakek-Nenek Jatuh, Hilang Terseret Arus Sungai

17 Februari 2023 15:11
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Lokasi yang diduga sepasang suami istri paruh baya warga Kampung Sadarmanah, Desa Ciburial, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Cianjur, hilang terseret arus sungai. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Lokasi yang diduga sepasang suami istri paruh baya warga Kampung Sadarmanah, Desa Ciburial, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Cianjur, hilang terseret arus sungai. Foto: Dok. Istimewa
Sepasang suami istri paruh baya, warga Kampung Sadarmanah, Desa Ciburial, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, dilaporkan hilang. Keduanya hilang usai terseret arus Sungai Cibojong, Kamis (16/2).
Keduanya yakni Judin (66) dan Hindun (60). Mereka hilang setelah terperosok dan jatuh ke aliran sungai dari atas jembatan bambu yang roboh.
Seorang warga setempat, Gunawan (38), mengatakan peristiwa nahas yang menimpa pasangan suami istri itu terjadi saat keduanya pulang dari berkebun.
"Saat mereka melintasi jembatan bambu, tiba-tiba saja jembatannya roboh. Keduanya langsung terperosok dan jatuh ke aliran Sungai Cibojong. Saat kejadian, arus sungai tengah meningkat akibat intensitas hujan yang terjadi," kata Gunawan, kepada wartawan, Jumat (17/2).
Gunawan mengatakan, warga sempat melakukan pencarian. Namun terkendala derasnya aliran Sungai Cibojong. Pencarian belum membuahkan hasil.
Lokasi yang diduga sepasang suami istri paruh baya warga Kampung Sadarmanah, Desa Ciburial, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Cianjur, hilang terseret arus sungai. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Lokasi yang diduga sepasang suami istri paruh baya warga Kampung Sadarmanah, Desa Ciburial, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Cianjur, hilang terseret arus sungai. Foto: Dok. Istimewa
Warga kemudian berkoordinasi dengan unsur SAR dan BPBD Cianjur untuk meminta bantuan pencarian.
"Di sekitaran tempat kejadian awal korban terperosok dan jatuh ditemukan barang bawaan milik kedua korban," ungkapnya.
Sekretaris BPBD Cianjur, Rudi Wibowo mengatakan jajarannya telah menerjunkan satu tim untuk membantu proses pencarian pasangan tersebut.
"Satu tim dari BPBD telah berangkat ke lokasi, mereka akan bergabung dengan unsur SAR lainnya. Semoga saja, segera dapat diketemukan," kata Rudi.
Petugas mencari pasangan suami istri yang hilang terseret arus sungai di Kampung Sadarmanah, Desa Ciburial, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Cianjur. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Petugas mencari pasangan suami istri yang hilang terseret arus sungai di Kampung Sadarmanah, Desa Ciburial, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Cianjur. Foto: Dok. Istimewa
Sementara itu, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Bandung, Jumaril menyebutkan satu tim rescue diterjunkan ke lokasi kejadian untuk membantu proses pencarian korban.
"Pencarian korban dengan penyisiran di sekitar lokasi awal korban terseret arus sungai dengan jarak pencarian sekitar 3 kilometer dari lokasi kejadian," kata Jumaril.
Jumaril menyebutkan, unsur SAR yang terlibat dalam proses pencarian korban di antaranya Basarnas, Polsek Cibinong, Satpolair Polres Cianjur, Koramil, Jaga Bala dan masyarakat setempat.
"Tim rescue juga dibekali kelengkapan 1 Set Aqua eye, UWSD (Under Water Search Device), Peralatan SAR air, dan APD personal," pungkasnya