Jembatan di Tabanan, Bali, Roboh, Satu Orang Tewas Tertimbun Longsor

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Suasana saat mengevakuasi korban yang  tertimbun Longsor di  jembatan penghubung di Banjar Puseh-Banjar Bunyuh, Desa Perean, Kecamatan Baruriti, Tababan. Foto: Dok. BPBD Tabanan
zoom-in-whitePerbesar
Suasana saat mengevakuasi korban yang tertimbun Longsor di jembatan penghubung di Banjar Puseh-Banjar Bunyuh, Desa Perean, Kecamatan Baruriti, Tababan. Foto: Dok. BPBD Tabanan

Jembatan penghubung di Banjar Puseh menuju Banjar Bunyuh, Desa Perean, Kecamatan Baruriti, Tabanan, Bali, roboh pada Selasa (7/5) sekitar pukul 07.00 WITA. Akibatnya, tiga warga tertimbun longsoran tanah yang ikut runtuh saat kejadian.

Dari tiga korban itu, satu orang bernama I Ketut Sudana (53) dinyatakan meninggal dunia dan satu korban selamat. Sementara seorang lainnya yakni I Wayan Budi (50) masih tertimbun longsor.

"Yang tercebur tiga orang, satu selamat, satu sudah ditemukan meninggal sudah di rumah duka, satu lagi masih pencarian," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tabanan I Gusti Ngurah Made Sucita saat dihubungi kumparan, Selasa (7/5).

Suasana saat mengevakuasi korban yang tertimbun Longsor di jembatan penghubung di Banjar Puseh-Banjar Bunyuh, Desa Perean, Kecamatan Baruriti, Tababan. Foto: Dok. BPBD Tabanan

Ia menjelaskan, kejadian bermula saat warga yang berinisiatif hendak memperbaiki jembatan itu dengan cara menimbunnya menggunakan tanah. Jembatan itu sebelumnya sudah terlihat agak amblas.

Warga kemudian hendak menaikkan jalan jembatan dengan cara menimbunnya. Namun, tiba-tiba jembatan itu jebol.

"Itu jembatan lama, mau ditingkatkan atau dinaikkan dengan menimbun atau uruk, pas masyarakat gotong royong jembatan jebol," jelas dia.

Hingga saat ini, baik pihak kepolisian, BPBD Tabanan, dan warga sekitar masih melakukan pencarian terhadap satu orang yang masih tertimbun.

"Saat ini sedang pencarian menggunakan alat ke lokasi dari BPBD, Polsek, dan masyarakat," tutupnya.