Jember Jadi Tempat Pelatihan Manajemen Kebencanaan Lintas Provinsi
·waktu baca 2 menit

Kabupaten Jember menjadi tuan rumah penyelenggaraan pelatihan manajemen kebencanaan kepada puluhan personel BPBD lintas provinsi di Indonesia.
Pelatihan yang mengundang dan menghadirkan tim dari BNPB ini diikuti personel BPBD Kota Probolinggo, Kabupaten Lumajang, bahkan BPBD Provinsi Jawa Timur
Selain itu, pelatihan manajemen kebencanaan tersebut juga diikuti personel BPBD dari Kota Banjarmasin, Kabupaten Buleleng, Kabupaten Magetan, Kabupaten Semarang, dan BPBD Provinsi Kalimantan Selatan.
Pembukaan pelatihan tersebut berlangsung di Pendopo Bupati Jember, Wahya Wibawa Graha, yang dihadiri beberapa ASN dari lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD)
Bupati Jember Hendy Siswanto mengatakan, di Bumi Pandalungan ini, memang terdapat banyak titik rawan bencana alam, sehingga cocok menjadi tempat latihan manajemen kebencanaan.
"Kendati banyak titik bencana, ia berharap tidak ada bencana alam di Jember.Kabupaten Jember adalah tempat istimewa untuk pelatihan kebencanaan, mudah-mudahan hanya untuk pelatihan, tidak ada bencana di Jember,” ujarnya saat sambutan, Selasa (16/5/2023).
Menurutnya, pelatihan semacam ini sangat penting. Supaya mengajak seluruh daerah selalu waspada menghadapi bencana. Sehingga diperlukan manajemen penanganan yang cukup.
"Yang paling penting, seluruh warga daerahnya akan kewaspadaan dan antisipasi bencana. Karena penanganan kebencanaan adalah tanggung jawab semua, baik pemerintah, masyarakat dan pengusaha," papar Hendy.
Hendy berpesan kepada personel BPBD dari beberapa kabupaten/ kota yang hadiri untuk menyimak materi pelatihan ini dengan baik. Supaya hasilnya bisa ditukarkan kepada masyarakat di wilayah kerja masing-masing.
“Ketika kembali ke daerah masing-masing, mohon untuk segera disebarluaskan, perbanyaklah duta-duta kebencanaan di tengah masyarakat,” tuturnya.
Paling tidak, kata dia, para personel BPBD yang jadi peserta ini dapat mengajak masyarakatnya membersihkan saluran air, untuk mengurangi genang-genangan saat musim hujan tiba.
"Antisipasi bencana yang harus dilakukan masyarakat ialah melakukan bersih-bersih saluran air di sekitar rumah serta memangkas pohon yang berisiko menimbulkan bencana pohon tumbang," pungkasnya.
(LAN)
