Jenazah Anggota BPK Haerul Saleh Diterbangkan ke Sultra untuk Dimakamkan
·waktu baca 2 menit

Jenazah anggota IV Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Haerul Saleh, yang meninggal dunia dalam insiden kebakaran di kediaman pribadinya di Jakarta Selatan, diterbangkan ke kampung halamannya di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra) untuk dimakamkan.
Pantauan kumparan, rumah duka yang berlokasi di Jalan Kartika Utama, kawasan Pondok Pinang, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, suasana haru menyelimuti prosesi pelepasan jenazah.
Tepat pukul 13.25 WIB, peti jenazah almarhum tampak mulai dimasukkan ke dalam mobil pengantar jenazah untuk segera diberangkatkan menuju Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.
Sejumlah pelayat terus berdatangan ke rumah duka. Para kerabat hingga sejumlah tokoh hadir langsung untuk memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum.
Deretan karangan bunga tanda duka cita juga tampak membanjiri dan berjejer rapi di sekitar lokasi rumah duka.
Beberapa di antaranya datang dari Wakil Ketua DPR RI Cucun A. Syamsurijal, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, serta Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi Todotua Pasaribu.
Tampak pula berjejer karangan bunga dari rekan sejawat almarhum di BPK dan kepartaian, seperti dari Sekjen BPK RI Syamsudin, Dirjen PKN II BPK RI Nelson Ambarita, hingga Anggota DPR RI Fraksi Gerindra Ma’ruf Mubarok.
Haerul Saleh, meninggal dunia dalam kebakaran rumahnya di Jalan TB Simatupang, Tanjung Barat, Jakarta Selatan, Jumat (8/5) sekitar pukul 07.55 WIB.
Kasudin Gulkarmat Jakarta Selatan, Asril Rizal, mengatakan, kebakaran rumah 3 lantai itu diduga akibat sisa tiner bekas renovasi rumah.
"Berdasarkan informasi dari RT setempat melihat asap hitam mengepul dari lantai 3 rumah yang terbakar, diduga api berasal dari sisa-sisa tiner bekas renovasi rumah," ujar Asril dalam pernyataan tertulis.
