Jenazah Pria Korban Tsunami Ditemukan di Reruntuhan Rumah di Way Muli

Tim gabungan dari Basarnas, BNPB, TNI-Polri dan instansi terkait lainnya masih terus melakukan proses evakuasi terhadap korban bencana tsunami yang melanda Lampung Selatan pada Sabtu (22/12) malam.
Memasuki hari keempat, Selasa (25/12) ini, Basarnas kembali menemukan seorang jenazah berjenis kelamin pria di Desa Way Muli, Lampung Selatan. Jenazah itu ditemukan sekitar pukul 09.30 WIB di reruntuhan bangunan rumah.
Pantauan kumparan di lokasi, jenazah yang diketahui bernama Fahri Khoirul Azmy, langsung dibawa ke posko yang didirikan oleh jajaran Korem 043/Gatam Lampung Selatan. Jenazah itu langsung dimandikan kemudian disalatkan oleh para relawan.
Hingga pukul 10.20 WIB, jenazah Fahri masih berada di posko pengungsian korem. Belum ada pihak keluarga yang mengambil jenazah korban.
Sebelumnya, BNPB merilis sebanyak 373 orang meninggal akibat tsunami di Banten dan Lampung. Selain itu 1.459 orang luka-luka, 128 orang hilang, dan 5.665 orang mengungsi.
"Data sementara dampak bencana tsunami yang menerjang pantai di Selat Sunda hingga Senin pukul 17.00 WIB, tercatat 373 orang meninggal dunia, 1.459 orang luka-luka, 128 orang hilang, dan 5.665 orang mengungsi," kata Kapusdatin dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangannya, Senin (24/12).
"Kerugian fisik akibat tsunami meliputi 681 unit rumah rusak, 69 unit hotel dan vila rusak, 420 unit perahu dan kapal rusak, 60 unit warung dan toko rusak, dan puluhan kendaraan rusak," lanjut Sutopo.
Dampak bencana tsunami ini melanda daerah pesisir di pantai barat Provinsi Banten yaitu Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Serang, dan di pantai selatan Provinsi Lampung meliputi Kabupaten Lampung Selatan, Tanggamus, dan Pesawaran.
