Jenazah Raja Solo PB XIII Diberangkatkan dari Rumah Duka ke Pemakaman di Imogiri
·waktu baca 2 menit

Jenazah Raja Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat atau Raja Solo, Kanjeng Sinuhun Pakubuwono (PB) XIII, diberangkatkan dari kediaman persemayaman Sasono Parasdya di komplek keraton, Rabu (5/11). Iring-iringan jenazah dikawal oleh anggota TNI-Polri.
Jarak Kraton Solo ke Imogiri sekitar 85 km.
Prosesi upacara adat pemberangkatan dimulai dengan pembacaan sabda lelayu dari Putra Mahkota Kraton Solo mewakili keluarga, KGPAA Hamangkunegoro Sudibyo Rajaputra Narendro Mataram.
Setelah itu pukul 08.30 WIB jenazah diangkat menuju keluar area Kraton Solo melalui area Parasiyo, Sasono Sewoko, pelataran keraton. Keluarga inti PB XIII melakukan brobosan atau melewati bawah peti jenazah.
Hanya Gusti Purboyo yang tidak mengikuti tradisi brobosan. Selanjutnya, diiringi lantunan gending, ucapan kalimat tauhid dari pemuka agama keraton, jenazah di dalam peti dibawa menuju Magangan komplek kraton untuk dinaikkan ke kereta kuda.
Transit di Loji Gandrung
Kemudian jenazah dibawa keluar melalui Alun-alun Kidul hingga Jalan Veteran untuk selanjutnya transit di Rumah Dinas Walkot Solo Loji Gandrung untuk dipindahkan ke mobil jenazah dan dibawa ke Imogiri, Bantul, Yogyakarta.
“Kami dari keluarga mengucapkan belasungkawa dan semoga amal ibadah PB XIII diterima di sisi-Nya,” ujar KGPAA Purbaya, nama panggilan Putra Mahkota Hamangkunegoro.
Sampai berita ini diturunkan, iring-iringan kereta jenazah masih belum sampai ke Loji Gandrung.
