Jenazah Terakhir Telah Dievakuasi dari Kereta Cicalengka: Satpam Stasiun Cimekar
·waktu baca 2 menit

Seorang petugas PAM (Satpam) Stasiun Cimekar bernama Enjang Yudi yang meninggal dunia karena tabrakan KA Turangga dan KA Commuter Line akhirnya berhasil dievakuasi petugas. Korban langsung dilarikan ke RS Sartika Asih untuk ditangani lebih lanjut.
"Alhamdulillah, tadi sekitar jam 17.25 WIB korban yang meninggal terakhir sudah dievakuasi tim di lapangan dan jenazah sudah dibawa ke RS Sartika asih," kata Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Ibrahim Tompo, di lokasi pada Jumat (5/1).
Selanjutnya, menurut Ibrahim, jenazah akan diperiksa terlebih dahulu oleh petugas rumah sakit lalu diserahkan pada keluarganya. Dia pun memastikan jenazah Enjang merupakan korban meninggal dunia terakhir yang dievakuasi dari gerbong kereta.
"Hasil scanning sudah dicek ke seluruh gerbong sudah tidak ditemukan lagi korban di TKP. Mayat yang terakhir sudah dievakuasi, jadi sudah tidak ada lagi korban di TKP," ucap dia.
Ibrahim menyebut petugas sedikit kesulitan melakukan evakuasi terhadap jenazah korban karena kondisinya yang terhalang sejumlah material kereta. Petugas lalu berupaya menyingkirkan material tersebut secara perlahan-lahan.
"Penarikan gerbong yang ujung sehingga diharapkan ada perenggangan materialnya," ujar dia.
Sebelumnya, KA Turangga yang berisi 287 penumpang dan KA Commuter Line yang berisi 191 penumpang tabrakan di Cicalengka, Kabupaten Bandung. Akibat kejadian tersebut, sejumlah penumpang terluka dan langsung dilarikan ke rumah sakit.
Sementara itu, ada empat orang meninggal dunia dalam kejadian itu yang terdiri dari masinis, asisten masinis, pramugara, dan petugas PAM di Stasiun Cimekar.
