Jepang Akan Diterjang Tsunami 3 Meter Dampak Letusan Gunung Api Tonga

15 Januari 2022 23:39 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Foto satelit Himawari-8, satelit cuaca Jepang, menunjukkan letusan gunung berapi bawah laut di negara Pasifik Tonga. Foto: Japan Meteorology Agency/ via AP
zoom-in-whitePerbesar
Foto satelit Himawari-8, satelit cuaca Jepang, menunjukkan letusan gunung berapi bawah laut di negara Pasifik Tonga. Foto: Japan Meteorology Agency/ via AP
ADVERTISEMENT
Badan Meteorologi Jepang mengeluarkan peringatan dini tsunami di sekitar Pulau Amami selatan dan Pulau Tokara di Prefektur Kagoshima. Peringatan tsunami itu dikeluarkan merespons letusan gunung api bawah laut Hunga Tonga-Hunga Ha’apai di Tonga.
ADVERTISEMENT
Dikutip dari NHK, tsunami yang akan datang diperkirakan setinggi 3 meter. Semua daerah di pesisir pantai yang menghadap Samudera Pasifik diminta untuk waspada.
"Tsunami setinggi tiga meter diperkirakan akan mencapai Jepang menyusul letusan gunung berapi bawah laut di negara Pasifik Tonga," demikian dikutip dari NHK, Sabtu (15/1).
Dikutip dari Reuters, Biro Meteorologi Australia melaporkan erupsi dahsyat terjadi sekitar pukul 17.10 waktu setempat dan menyebabkan gelombang tsunami setinggi 1,2 meter di Nuku’aloffa.
Sementara, menurut Pusat Peringatan Tsunami Pasifik, gelombang tsunami yang terpantau di Nuku’alofa setinggi 83 cm. Tsunami yang menghantam ibu kota Samoa Amerika, Pago Pago, mencapai tinggi 60 cm.
Tsunami akibat letusan gunung berapi bawah laut di negara Pasifik Tonga. Foto: Twitter/@sakakimoana
Aktivitas gunung api bawah laut itu sudah meningkat sejak Jumat (14/1). Pusat Geologi Tonga mengabarkan, saat itu gunung memuntahkan abu dan material vulkanik setinggi 20 km ke udara.
ADVERTISEMENT
Letugas gunung api bawah laut ini juga berpengaruh ke wilayah sekitar. Fiji, yang berlokasi 800 km dari Tonga, juga mengeluarkan peringatan tsunami dan meminta masyarakat untuk menjauhi pantai. Ombak yang tinggi dan arus laut yang kuat saat ini terpantau di Fiji.
Badan Pengelolaan Kedaruratan Selandia Baru—negara yang berjarak 2.300 km dari Tonga—juga mengeluarkan peringatan potensi aktivitas tsunami di wilayah pesisir utara dan timur.
Australia, yang berjarak hampir 4.000 km dari Tonga, juga mengeluarkan peringatan tsunami di pesisir timur dan Pulau Tasmania, yang berlokasi di selatan Australia.