Jepang Karantina Kapal Pesiar Setelah 1 Penumpang Positif Virus Corona

Sebanyak 3.500 orang di kapal pesiar Diamond Princess dilarang turun sementara di Pelabuhan Yokohama, Jepang. Seluruh penumpang termasuk kapal pesiar akan dikarantina setelah 1 penumpang yang turun dari kapal pada 25 Januari dinyatakan positif terjangkit virus corona.
Kapal pesiar tersebut juga telah dikarantina di Pelabuhan Naha, Provinsi Okinawa, Sabtu lalu. Karantina kedua dilakukan setelah penumpang yang berangkat dari Hong Kong tersebut menunjukkan gejala virus corona.
Siaran televisi Jepang yang dikutip AFP menunjukkan sejumlah petugas tengah memasuki kapal pesiar pada Senin (3/2) malam dan memeriksa 2.500 penumpang serta 1.000 awak.
Seorang perempuan berusia dua puluhan mengatakan semua penumpang diminta untuk tinggal di kamar mereka sambil menunggu tes virus.
Namun, hingga hari ini, uji kesehatan belum kunjung dilakukan. Penumpang hanya diberitahu keberangkatan mereka dari Yokohama akan ditunda 24 jam.
Saat ini, jumlah pasien virus corona di Jepang mencapai 20 orang. Tiga di antaranya merupakan warga Jepang yang dievakuasi dari Wuhan, China.
Angka kematian akibat virus corona per Selasa di China mencapai 425 orang. Lebih dari 20.000 orang terjangkit virus mematikan asal Wuhan tersebut.
