Jepang Temukan Kasus Pertama Pasien Wabah Pneumonia Asal China

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi virus Foto: qimono via Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi virus Foto: qimono via Pixabay

Jepang menemukan kasus pertama pasien terjangkit pneumonia yang mewabah di Wuhan, China. Sebelumnya puluhan orang di Wuhan terjangkit virus ini, satu orang meninggal dunia.

Kementerian Kesehatan Jepang mengumumkan pasien pertama penyebaran wabah ini pada Kamis (16/1), seperti diberitakan Reuters. Wabah pneumonia di Wuhan disebarkan oleh strain baru coronavirus bernama 2019-nCoV yang masih belum diketahui awal pemicunya.

Pasien di Jepang adalah pria warga China usia 30 tahunan yang tinggal di Prefektur Kanagawa. Dia mulai merasakan gejala pneumonia pada 3 Januari setelah sebelumnya mengunjungi Wuhan. Gejalanya antara lain demam, lemas, dan sesak napas.

Dia dirawat di rumah sakit pada 10 Januari dan diperbolehkan pulang 5 hari kemudian setelah dianggap sembuh.

Ilustrasi kepadatan orang di dalam kereta Jepang. Foto: Shutter Stock

Penyakit ini telah menjangkiti 41 orang di Wuhan, satu penderita meninggal dunia. Virus yang menyerang sistem pernapasan dan bisa merusak sel-sel paru ini menyebar dengan mudah melalui batuk atau sentuhan dengan penderita.

Beberapa penderita bekerja di pasar ikan sehingga diindikasikan virus ini tersebar dari hasil laut. Namun pasien di Jepang mengaku tidak mengunjungi pasar ikan ketika berada di Wuhan.

Coronavirus sebelumnya juga menyebabkan wabah SARS dan MERS. Pada 2003, SARS membunuh 774 orang di 37 negara, 600 di antaranya berasal dari China dan Hong Kong.

Ilustrasi rumah sakit Foto: Pxhere

Diperkirakan wabah dari Wuhan kali ini tidak akan sampai mengulangi tragedi SARS 17 tahun lalu. Kendati demikian beberapa negara telah menerapkan tindak pencegahan.

Amerika Serikat pada Rabu (15/1) telah mengeluarkan imbauan berkunjung warganya ke Wuhan. AS melarang warganya melakukan kontak dengan binatang, ke pasar hewan, atau mengkonsumsi produk hewani di wilayah itu.

WHO juga telah memperingatkan bahwa virus ini bisa menyebar ke seluruh dunia.

Sebelumnya pasien pneumonia asal Wuhan juga ditemukan di Thailand, penderitanya adalah turis asal China. Mencegah penyebaran, bandara di Wuhan memperketat penyaringan warganya yang ingin ke luar negeri.