Jerinx, Musikus yang Getol Bahas Isu Lingkungan Hingga Tak Percaya Corona

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Jerinx SID Foto: Indra Fauzi/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Jerinx SID Foto: Indra Fauzi/kumparan

Drummer band SID, Jerinx, kini terpaksa berurusan dengan hukum karena postingannya yang menyebut Ikatan Dokter Indonesia (IDI) kacung World Health Organization (WHO).

Pria bernama I Gede Ari Astina ini memang kerap melontarkan komentar kontroversial mengenai sejumlah peristiwa di Indonesia. Mulai dari tolak reklamasi Teluk Benoa hingga menganggap virus corona yang telah menelan ribuan jiwa merupakan konspirasi belaka.

Berdasarkan informasi yang dihimpun kumparan, sebelum menjadi musisi, pria kelahiran 1977 ternyata pernah menjadi seorang wartawan di Pulau Dewata. Dia bekerja di beberapa majalah lokal selama 3 tahun.

Jerinx alias JRX, drummer Superman Is Dead. Foto: Instagram/@jrxsid

Pada 1995, Jerinx bersama rekannya mendirikan band Superman Is Dead (SID) yang cukup digandrungi penikmat musik Indonesia. Tembang "Jika Kami Bersama" pada 2009 membuat namanya semakin terkenal.

Selain berprofesi sebagai musisi, suami dari Nora Alexandra ini juga merupakan pengusaha kaus dan restoran di Kawasan Kuta, Badung, Bali.

Berdasarkan pantauan kumparan di akun instagramnya @jrxsid, pria bertato ini terlihat aktif menyuarakan opininya. Baik menyuarakan soal lingkungan, solidaritas terhadap penangkapan aktivis, hingga bertengkar dengan sejumlah tokoh publik.

kumparan post embed

Mengenai tolak reklamasi Teluk Benoa, Jerinx beberapa kali memposting secara lugas di akun instagramnya. Bahkan, tak segan-segan menandai dan menyindir Susi Pudjiastuti yang saat itu menjabat sebagai menteri KKP.

Dia tampak bersolidaritas atas penangkapan aktivis, personel Banda Neira sekaligus mantan wartawan Tempo Ananda Badudu terkait demo RKUP dan UU KPK. Jerinx sepertinya kontra dengan RKUP.

instagram embed

Dia tampak bersolidaritas atas penangkapan pendiri Watchdog Dhandy Laksono yang mencuit terkait Papua. Bahkan, Jerinx memposting sebuah foto bertuliskan "kami bukan monyet" sebagai kecaman atas diskriminasi terhadap Papua.

instagram embed

Meski demikan, dia juga sempat terlibat cekcok dengan Ahmad Dhani mengenai konspirasi agama dan politikus Partai Amanat Nasional (PAN) Anang Hermansyah mengenai RUU permusikan.

instagram embed

Pro kontra terjadi atas sikap Jerinx tersebut, bahkan ada juga yang mengkritik pedas Jerinx. Satu di antaranya sastrawan Saut Situmorang dalam status twitternya @Angrysipelebeg.

Saut merespon pemberitaan alasan IDI Bali melaporkan Jerinx karena merasa terhina disebut kacung WHO. Menurut Saut Jerinx "Kalok punk-punkeran halu ini kacungnya Kapolitalisme Turisme Global,".