Jerman Akan Cabut Pembatasan Kegiatan Usai Seluruh Warga Divaksinasi COVID-19

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

clock
google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Seorang wanita mengenakan masker di samping petugas polisi yang berjalan di stasiun Ostkreuz, Berlin, Jerman. Foto: Annegret Hilse/Reuters
zoom-in-whitePerbesar
Seorang wanita mengenakan masker di samping petugas polisi yang berjalan di stasiun Ostkreuz, Berlin, Jerman. Foto: Annegret Hilse/Reuters

Jerman berencana sesegera mungkin mencabut seluruh kebijakan pembatasan kegiatan masyarakat. Langkah ini bakal diambil setelah semua warganya menerima vaksinasi COVID-19.

Laju vaksinasi di Jerman tergolong cukup cepat, dengan 56,5% persen dari total penduduk Jerman telah divaksinasi setidaknya satu dosis. Sementara, hampir 39% telah menerima vaksinasi dosis penuh.

“Di saat seluruh orang di Jerman telah menerima tawaran vaksin, maka tidak ada lagi justifikasi hukum atau politik atas pembatasan kegiatan jenis apa pun,” ujar Menteri Luar Negeri Jerman, Heiko Maas, pada Selasa (6/7).

“Dan hal tersebut diharapkan akan terjadi sekitar bulan Agustus,” tambahnya, seperti dikutip dari Reuters.

kumparan post embed

Kanselir Angela Merkel sebelumnya menargetkan akan memberikan vaksinasi kepada seluruh warga Jerman per 21 September mendatang.

Pada bulan Januari lalu, Maas menjadi menteri Pemerintahan Jerman pertama yang meminta diberlakukannya pelonggaran pembatasan kegiatan bagi orang-orang yang sudah divaksinasi.

Ia menyarankan, mereka seharusnya diperbolehkan untuk mengunjungi bioskop atau makan di restoran. Tetapi, banyak menteri yang menolak usulan tersebut.

Gertrud Haase, wanita berusia 101 tahun, menerima vaksin Pfizer / BioNTech COVID-19 di panti jompo Agaplesion Bethanien Sophienhaus di Berlin, Jerman, Minggu (27/12). Foto: Kay Nietfeld/Pool via Reuters

Dikutip dari situs resmi corona Jerman, Robert Koch Institute (RKI, lembaga yang berwenang dalam pengendalian dan pencegahan penyakit Jerman) sudah memasang target vaksinasi yang sangat tinggi, sebagai pencegahan ancaman gelombang keempat akibat varian Delta.

Menurut perhitungan RKI, setidaknya 85% dari warga dalam kelompok usia 12-59 tahun serta 90% dari lansia berusia di atas 60 tahun sudah harus divaksinasi dosis penuh.

“Jika laju vaksinasi ini dapat dicapai tepat waktu, gelombang keempat pandemi, yang diprediksi datang pada musim gugur atau musim dingin nanti, tampaknya tak akan terjadi,” kata RKI dalam salah satu artikel ilmiahnya.

kumparan post embed

Kasus COVID-19 di Jerman menunjukkan grafik yang menurun. Meskipun masih sempat terjadi kenaikan kasus harian, namun menurut Graphic Reuters, rata-rata infeksi corona negara tersebut mengalami penurunan.

Pada Selasa (6/7), Jerman mencatat penambahan kasus harian mencapai 440 kasus. Sementara, kematian bertambah 31 jiwa dalam 24 jam terakhir. Angka kejadian kasus adalah 4 infeksi per 100 ribu orang dalam tujuh hari terakhir.

Kini, total kasus COVID-19 di negara tersebut adalah 3.731.564 infeksi, dengan kematian berjumlah 91.062 jiwa.