Jet Pribadi Jatuh dan Meledak di Florida, Pakar Ungkap Pemicunya: Diduga Kehilangan Daya Angkat

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 4 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sebuah pesawat Learjet jatuh di kawasan permukiman di Palm Beach County, Florida, AS, Minggu (1/11/2026). Foto: Aki Kuusisto/via REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Sebuah pesawat Learjet jatuh di kawasan permukiman di Palm Beach County, Florida, AS, Minggu (1/11/2026). Foto: Aki Kuusisto/via REUTERS

Sebuah pesawat jet pribadi jenis Learjet jatuh di kawasan permukiman Palm Beach County, Florida, Amerika Serikat (AS), pada Minggu (1/11) sore waktu setempat. Kecelakaan tersebut menewaskan sembilan orang yang terdiri dari seluruh kru dan penumpang pesawat.

Menanggapi insiden tersebut, pakar penerbangan Gerry Soejatman menduga kecelakaan terjadi akibat loss of control atau hilangnya kendali pesawat yang dipicu stall atau kehilangan daya angkat.

Gerry menyampaikan dugaan itu setelah beredarnya rekaman komunikasi antara awak pesawat dan petugas pengendali lalu lintas udara (air traffic control/ATC) menjelang kecelakaan. Dalam rekaman tersebut, awak pesawat sempat melaporkan kondisi cuaca dan turbulensi sebelum menyatakan keadaan darurat (mayday).

“Berdasarkan rekaman yang ada, pesawat sedang mengalami turbulensi dan hujan atau hujan es pada ketinggian jelajah, dan pesawat sedang naik dari 35.000 kaki ke 37.000 kaki,” kata Gerry saat dihubungi kumparan, Senin (2/11).

Sebuah pesawat Learjet jatuh di kawasan permukiman di Palm Beach County, Florida, AS, Minggu (1/11/2026). Foto: Aki Kuusisto/via REUTERS

Diduga Alami Loss of Control akibat Stall

Gerry menjelaskan, berdasarkan informasi penerbangan yang tersedia saat ini, pesawat diduga kehilangan kendali setelah mengalami kehilangan daya angkat. Kondisi tersebut membuat awak pesawat tidak berhasil mengembalikan pesawat ke posisi terbang yang terkendali.

Meski demikian, ia menegaskan penyebab pasti kecelakaan masih harus menunggu hasil investigasi menyeluruh dari otoritas keselamatan penerbangan Amerika Serikat, yakni National Transportation Safety Board (NTSB).

“Tentu pihak NTSB akan melakukan investigasi yang lengkap. Namun, pada saat ini kecelakaan diduga mengalami loss of control akibat stall atau kehilangan daya angkat, di mana awak pesawat tidak berhasil mengembalikan pesawat dalam kondisi terkendali,” ujarnya.

Gerry juga menyoroti kecepatan penurunan vertikal pesawat yang sangat tinggi menjelang kecelakaan. Menurut dia, kondisi tersebut mengarah pada hilangnya kendali dan upset, yakni kondisi ketika pesawat berada dalam posisi atau sikap terbang yang tidak normal.

“Kecepatan vertikal yang sangat tinggi mengarah ke loss of control dan kondisi upset,” kata Gerry.

Berdasarkan rekaman komunikasi yang beredar, awak pesawat awalnya melaporkan sedang menangani pembentukan es (managing the ice) dan menghadapi turbulensi sedang. Mereka kemudian meminta kondisi penerbangan yang lebih stabil.

Namun, kurang dari satu menit kemudian, awak pesawat menyampaikan panggilan darurat (mayday). Dalam komunikasi tersebut, awak pesawat melaporkan pesawat mengalami penurunan ketinggian hingga 10.000 kaki per menit. Kecepatan penurunan itu kemudian meningkat menjadi 20.000 hingga 22.000 kaki per menit.

Sementara itu, data situs pelacak penerbangan Flightradar24 menunjukkan kecepatan penurunan vertikal pesawat sempat melampaui 32.000 kaki per menit.

Pengamat aviasi senior, Gerry Soejatman. Foto: Dok. Istimewa

Pengawasan Pesawat Privat Bergantung pada Jenis Operasional

Gerry menjelaskan, standar pengawasan keselamatan pesawat privat tidak selalu sama. Menurut dia, tingkat pengawasan bergantung pada apakah pesawat dioperasikan sebagai penerbangan privat sewaan atau merupakan pesawat milik pribadi.

Jika digunakan untuk layanan sewa, tingkat pengawasan keselamatannya setara dengan penerbangan komersial. Sementara itu, pesawat privat milik pribadi memiliki standar pengawasan yang tidak seketat penerbangan komersial.

“Harus dicek terlebih dahulu apakah ini penerbangan privat sewa atau privat milik. Kalau privat sewa, maka tingkat pengawasan kecelakaannya sama dengan komersial. Namun, jika privat milik, maka tingkat pengawasannya tidak seketat komersial,” jelasnya.

Ia menambahkan, pesawat privat milik pribadi tetap memiliki standar keselamatan minimum yang harus dipenuhi. Adapun pesawat privat sewaan berada di bawah pengawasan yang lebih ketat.

“Privat milik, itu ada standar minimumnya. Privat sewa, ya lebih ketat,” kata Gerry.

Meski demikian, Gerry menegaskan sistem keselamatan yang terpasang di dalam pesawat tetap bergantung pada tipe pesawat, bukan semata-mata kategori penerbangannya. Dengan demikian, perbedaan pengawasan operasional tidak serta-merta menunjukkan perbedaan teknologi keselamatan di dalam pesawat.

“Namun, sistem keselamatan dalam pesawatnya ya sesuai dengan tipe pesawatnya, bukan kategori penerbangannya,” ujarnya.

Terkait mitigasi risiko kecelakaan, Gerry menyebut hal tersebut juga sangat bergantung pada jaminan mutu dari pihak operator maupun pemilik pesawat.

“Mitigasi risiko ya tergantung dengan jaminan mutu operator atau pemiliknya,” tutupnya.

Lokasi jatuhnya pesawat Learjet 60 di sebuah kawasan permukiman di Palm Beach County, Florida, AS, Minggu (1/11/2026). Foto: Giorgio Viera/REUTERS

Tewaskan 9 Orang

Jet pribadi jenis Learjet jatuh itu di kawasan permukiman Palm Beach County, Florida, AS, pada Minggu sore waktu setempat. Insiden tersebut menewaskan sembilan orang yang merupakan seluruh kru dan penumpang pesawat.

Federal Aviation Administration (FAA) menyebut pesawat tersebut lepas landas dari Bandara Internasional Austin-Bergstrom di Texas dan dijadwalkan terbang menuju Bandara North Eleuthera di Bahama.

Dilansir Reuters, Senin (2/11), sejumlah video yang beredar di media sosial memperlihatkan pesawat menghantam tanah di dekat sebuah jalan sebelum akhirnya meledak.

Gubernur Florida Ron DeSantis menyebut kecelakaan tersebut sebagai tragedi besar. Ia menggambarkan rekaman jatuhnya pesawat sebagai pemandangan yang mengejutkan.

“Ini merupakan tragedi besar yang terjadi,” kata DeSantis dalam konferensi pers di dekat lokasi kecelakaan, Lake Worth Beach.

NTSB telah memulai penyelidikan untuk mengungkap penyebab kecelakaan tersebut. Sementara itu, Komisaris Palm Beach County Joel Flores mengatakan kecelakaan tersebut meninggalkan kawah besar di pinggir jalan, dekat pintu masuk sebuah kawasan hunian rumah mobil.

Sekitar 600 orang dievakuasi dari kawasan tersebut dan dipindahkan ke dua tempat penampungan di wilayah Palm Beach County. Hingga kini, identitas seluruh kru dan penumpang pesawat belum diketahui.