JK Minta Birokrasi Berbasis Digital Lebih Dikembangkan

kumparanNEWSverified-green

clock
google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Wapres JK Resmi Buka Rakornas Kepegawaian. (Foto: Kevin Kurnianto/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Wapres JK Resmi Buka Rakornas Kepegawaian. (Foto: Kevin Kurnianto/kumparan)

Wakil Presiden Jusuf Kalla Secara Resmi Membuka Rapat Koordinasi Nasional Kepegawaian 2017. Rapat yang diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian Negara ini mengambil tema 'Transformasi Digital dalam Manajemen ASN'.

Dalam sambutannya, Kalla mengingatkan aparatur negara untuk lebih meningkatkan pelayanannya pada masyarakat. Termasuk meningkatkan pelayanan berbasis digital.

"Bagaimana semua kita di sini meningkatkan upaya kita dalam hal melayani masyarakat, sehingga bangsa ini lebih maju, sesuai dengan program yang kita setujui terhadap bangsa ini," kata Kalla dalam pembukaan Rakornas BKN 2017 di JCC Jakarta Pusat, Rabu (10/5).

Kalla mencontohkan pelayanan berbasis digital tersebut bisa diaplikasikan dengan menerapkan e-goverment. Menurut Kalla, ada sejumlah hal positif yang didapatkan dengan pelayanan tersebut.

"Pertama, itu bisa cepat, lewat online, tanpa ketemu pejabat. Semua dapat dikurangi. Akibat lain adalah semua pegawai kantor pemerintah harus memperbaharui sistemnya," ujar Kalla.

Kendati demikian, JK -sapaan Kalla- tidak menampik terdapat pula kendala yang akan ditemui dalam penerapannya. Salah satunya adalah saat ini masih ada pemerintah daerah bahkan Kementerian yang mempunyai sistem tersendiri yang tidak terkoneksi satu sama lain.

"Karena itulah tadi diminta Menteri PAN RB dan juga ASN untuk membuat sistem nasional yang saling berhubungan. Begitu juga Kementerian, kami punya sistem kementerian berbeda-beda. Sehingga tidak mudah untuk mengkoordinasikan dari sistem yang ada. Pemerintah akan mengupayakan ada sistem nasional IT," kata Kalla.

Pada kesempatan terpisah Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur mengatakan pihaknya akan fokus bagaimana reformasi birokrasi bisa efektif, transparan dan akuntabel. Hal yang akan menjadi fokus antara lain penataan kelembagaan berbasis elektronik, penataan sistem manajemen ASN, percepatan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Banyak birokrasi yang menurut dia masih belum efisien sehingga menimbulkan pemborosan sehingga mendapatkan evaluasi dari Presiden Joko Widodo. "Pak Presiden selalu menyampaikan stop pemborosan. Karena program dan kegiatan banyak enggak nyambung. Tolong programnya fokus. Jangan mubazir yang tak ada hasilnya," Kata Asman menirukan Jokowi.

Acara juga diisi dengan penandatanganan MoU BKN tentang digital signature oleh kepala BKN dan Menkominfo Rudiantara. Acara akan ditutup dengan penyerahan BKN Award pada pukul 16.00 WIB.