Joe Biden Kontak Mahmoud Abbas di Tengah Ketegangan Palestina-Israel

kumparanNEWSverified-green

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden AS Joe Biden. Foto: Brendan Smialowski/AFP
zoom-in-whitePerbesar
Presiden AS Joe Biden. Foto: Brendan Smialowski/AFP

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden berkomunikasi dengan Presiden Palestina Mahmoud Abbas. Komunikasi terjalin di tengah kondisi Palestina dengan Israel yang memanas.

Dikutip dari AFP, Minggu (16/5), komunikasi ini merupakan yang pertama kali dilakukan oleh Biden usai terpilih menjadi presiden.

Juru bicara Abbas, Nabil Abu Rudeina, menyebut percakapan itu membahas suatu hal yang penting. Namun, ia tidak merinci apa saja yang dibahas oleh keduanya.

Sementara, dalam pemberitaan media lokal yang dikutip Reuters, dalam perbincangan tersebut, Biden menyampaikan beberapa hal. Salah satunya, Biden menyampaikan bahwa AS tengah berupaya mengurangi kekerasan yang terjadi.

Presiden Palestina Mahmoud Abbas. Foto: REUTERS/Yana Paskova

Berdasarkan, ringkasan yang diterbitkan oleh Palestinian News & Information Agency (WAFA), disebutkan bahwa Biden menyatakan AS menentang penggusuran warga Palestina dari Sheikh Jarrah Yarusalem Tumur.

Diketahui, ketegangan antara Palestina dan Israel memuncak akibat rencana Israel menggusur pemukiman warga Palestina di Sheikh Jarrah. Israel ingin membangun pemukiman Yahudi di atas tanah gusuran tersebut.

Warga Palestina menggelar berbagai protes atas rencana Israel. Yang paling besar terjadi pada Jumat pekan lalu di sekitar wilayah Masjid Al-Aqsa, usai Salat Jumat.

Akibat konflik kedua negara, korban berjatuhan. Ratusan warga Palestina tewas dalam serangan Israel. Serangan itu berbalas roket-roket yang dilancarkan Hamas ke Israel. Ratusan orang juga terluka akibat konflik ini.