Joe Biden Sebut Jakarta Terancam Tenggelam 10 Tahun Lagi, Wagub DKI Bantah

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Kota Jakarta. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Kota Jakarta. Foto: Shutter Stock

Kondisi wilayah DKI Jakarta turut mendapat sorotan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden. Biden memperkirakan Jakarta bakal tenggelam 10 tahun lagi.

Proyeksi itu disampaikan Biden di hadapan pejabat intelijen AS saat mengunjungi Kantor Direktur Intelijen Nasional AS, pada 27 Juli lalu. Awalnya, ia menyampaikan masalah perubahan iklim sebagai tantangan dan ancaman AS dan negara-negara di dunia.

Ia pun mencontohkan salah satu tantangan perubahan iklim adalah naiknya permukaan laut yang menyebabkan orang-orang bermigrasi ke tempat yang lebih aman, tanah yang subur, hingga saling merebut wilayah.

"Jika, pada kenyataannya, permukaan laut naik dua setengah kaki lagi, Anda akan memiliki jutaan orang yang bermigrasi, memperebutkan tanah yang subur. Anda melihat apa yang terjadi di Afrika Utara. Apa yang membuat kita berpikir ini tidak penting?," jelasnya dikutip dari situs resmi White House, whitehouse.gov, pada Sabtu (31/7).

Presiden AS Joe Biden mengadakan konferensi pers di akhir KTT G7, di Bandara Cornwall Newquay, Inggris, Minggu (13/6). Foto: Kevin Lamarque/REUTERS

Biden kemudian menyinggung Jakarta sebagai ibu kota Indonesia yang diproyeksi tenggelam 10 tahun lagi, sehingga ibu kota negara terpaksa dipindah.

"Tapi apa yang terjadi--apa yang terjadi di Indonesia jika proyeksinya benar bahwa, dalam 10 tahun ke depan, mereka mungkin harus memindahkan ibu kotanya karena mereka akan berada di bawah air?" ujarnya.

"Itu penting. Ini adalah pertanyaan strategis sekaligus pertanyaan lingkungan," imbuh Biden.

collection embed figure

Pernyataan Biden ini pun kini ramai ditanggapi dengan respons beragam oleh berbagai pihak di Indonesia. Tak terkecuali Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. Ia menegaskan wilayah Jakarta tak bakal tenggelam seperti yang diproyeksikan Biden.

"Kami terus menyiapkan program agar ROB di Jakarta Utara bisa diatasi. Jadi Insyaallah Jakarta tidak tenggelam 10 tahun lagi," tegas Riza kepada wartawan, Sabtu (31/7).

Banjir di kawasan pelabuhan Kali Baru, Muara Angke Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Riza mengatakan, selama ini kontur tanah Jakarta memang rendah dan terjadi penurunan muka tanah setiap tahunnya. Namun kondisi ini terus diantisipasi Pemprov DKI dengan berbagai upaya.

"Memang di Jakarta datarannya rendah, jadi di Jakarta ada penurunan muka tanah setiap tahun. Namun, tidak berarti 10 tahun Jakarta tenggelam. Pemprov DKI Jakarta tetap mengupayakan agar Jakarta tidak tenggelam, di antaranya penyedotan air tanah, pipanisasi PAM Jaya ditingkatkan agar kebutuhan air bersih semua dari PAM," ujarnya.

"Kami bersama PUPR terus membuat program percepatan pipanisasi, air bersih, air minum di Jakarta terus ditingkatkan. Mudah-mudahan ini bisa mengurangi (penurunan) muka air tanah di Jakarta. Saya kira tidak seperti yang disampaikan demikian bahwa Jakarta akan tenggelam," pungkasnya.