Johan Budi dkk Bikin Dewan Kolonel untuk Antarkan Puan ke Kursi Capres

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
42
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Mantan Jubir KPK dan Jubir Istana yang menjadi Anggota DPR RI periode 2019-2024 dari fraksi PDI Perjuangan, Johan Budi. Foto: ANTARA FOTO/Galih Pradipta
zoom-in-whitePerbesar
Mantan Jubir KPK dan Jubir Istana yang menjadi Anggota DPR RI periode 2019-2024 dari fraksi PDI Perjuangan, Johan Budi. Foto: ANTARA FOTO/Galih Pradipta

Diam-diam Puan Maharani punya Dewan Kolonel. Ini bukan sembarang dewan, karena mereka bertugas mengantarkan Puan sebagai capres dan merengkuh kursi presiden di 2024. Serius?

"Serius. Serius ini," kata Johan Budi kepada wartawan di DPR, Selasa (20/9).

Johan Budi lalu menceritakan asal muasal Dewan Kolonel ini. Pembentukan Dewan Kolonel itu bermula dari 2-3 bulan lalu saat rapat Fraksi PDIP.

"Gimana, nih, kita yang mendukung Mbak Puan. Gimana kalau kita bikin tim. Tim yang ikut membantu Mbak Puan untuk jadi capres. Ini enggak ada kaitannya sama DPP, lho, ya," ujar Johan.

Johan menegaskan, tim Dewan Kolonel ini tak ada kaitannya dengan DPP PDIP karena sepenuhnya inisiatif sejumlah orang di Fraksi PDIP. DPP PDIP sendiri belum memutuskan nama untuk maju di Pilpres 2024 karena menunggu keputusan Ketum Megawati Soekarnoputri.

"Kami di fraksi ada sekelompok orang ingin menjadi timnya Mbak Puan untuk persiapan Pilpres itu," tegas Johan.

"Nah, kemudian saya usul, kita bentuk aja tim. Saya sebut Dewan Kolonel itu. Gitu ceritanya," tambah dia.

Ketua DPP PDIP Puan Maharani memberikan keterangan persa usai melakukan pertemuan dengan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto di Hambalang, Bogor, Minggu (4/9). Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Johan menegaskan, tim Dewan Kolonel ini terdiri atas Trimedya Panjaitan, Masinton Pasaribu, Agustine, Hendrawan, dan beberapa lainnya.

"Pertama kali timnya hanya beranggotakan enam," ujar dia.

Johan Budi menjelaskan tim Dewan Kolonel ini berbeda dengan tim yang sudah ada untuk mendukung Puan Maharani.

"Ini bedakan dengan tim Mbak Puan yang ada di situ. Ini yang fraksi yang kami merasa saya mendukung Mbak Puan. Karena itu kita bikin tim sambil menunggu keputusan ketua umum siapa yang akan dipilih," urai Johan.

Johan pun menegaskan merupakan seorang loyalis Puan. Demikian juga dengan koleganyadi Dewan Kolonel.

"Kalau saya terang-terangan, saya pendukung Mbak Puan," tutup Johan.

****

Ikuti program Master Class Batch 3, 3 hari pelatihan intensif untuk para pelaku UMKM, gratis! Daftar sekarang di LINK INI.