Jokowi: Ada yang Tolak PPKM Level 3, Komunikasikan dengan Baik
·waktu baca 2 menit

Presiden Jokowi memberi arahan khusus terkait rencana penerapan PPKM Level 3 di seluruh Indonesia dalam waktu dekat. Jokowi mengingatkan agar kebijakan tersebut dikomunikasikan dengan baik.
Hal ini disampaikan Jokowi saat memimpin rapat terbatas evaluasi PPKM di Istana Kepresidenan Jakarta.
“Mengenai rencana penerapan PPKM Level 3 di seluruh Indonesia pada saat Nataru ini agar dikomunikasikan dengan baik kepada masyarakat,” kata Jokowi, Senin (22/11).
“Sampaikan mengenai perkembangan kasus-kasus. Kenaikan kasus yang ada di Eropa ini penting sekali sebagai sebuah background dari keputusan yang akan kita ambil,” imbuh Jokowi.
Jokowi mengatakan, masih ada sejumlah masyarakat yang menolak penerapan PPKM Level 3 di seluruh Indonesia dan menginginkan kehidupan normal.
"Karena memang ada beberapa yang menolak PPKM level 3 karena memang menginginkan situasi menjadi normal kembali," jelas Jokowi.
“Tetapi kita harus ingat bahwa apa pun utamanya ini pariwisata di Bali memang terdampak paling dalam, tetapi juga perlu dijelaskan bahwa apabila situasi tidak terkendali justru akan memukul balik ekonomi dan pariwisata kita,” urai Jokowi.
Apalagi Indonesia akan menjadi tuan rumah Presidensi G20. Sehingga pengendalian COVID-19 menjadi sangat mutlak.
“Oleh sebab itu, saya minta intervensi di lapangan ini benar-benar terus dilakukan oleh Satgas terhadap event-event yang ada,” tandas Jokowi.
Penerapan PPKM Level 3 di seluruh Indonesia akan dimulai pada 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022. Hal ini dilakukan untuk mencegah kenaikan kasus COVID-19 selama libur Natal dan Tahun Baru.
