Jokowi Berduka 129 Orang Tewas di Tragedi Kanjuruhan, Minta Korban Luka Dipantau

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sejumlah sporter menggendong korban terluka di stadion Kanjuruhan pada kerusuhan dipertandingan sepak bola antara Arema FC dan Persebaya Surabaya di Malang, Jawa Timur pada 1 Oktober 2022. Foto: AFP
zoom-in-whitePerbesar
Sejumlah sporter menggendong korban terluka di stadion Kanjuruhan pada kerusuhan dipertandingan sepak bola antara Arema FC dan Persebaya Surabaya di Malang, Jawa Timur pada 1 Oktober 2022. Foto: AFP

Presiden Jokowi buka suara terkait kericuhan suporter di Stadion Kanjuruhan Malang. Dalam laga Liga I 22-23 ini tuan rumah Arema Malang kalah 2-3 dari Persebaya Surabaya.

“Saya menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya 129 orang saudara-saudara kita dalam tragedi sepak bola di Kanjuruhan Malang, Jatim,” kata Jokowi sebagaimana dilihat dari Youtube Sekretariat Presiden, Minggu (2/10)

“Saya sudah meminta Menteri Kesehatan Gubernur Jatim untuk memonitor pelayanan medis untuk korban yang sedang dirawat di RS,” tegas Jokowi.

Bagi stakeholder terkait, Jokowi memerintahkan kepada Menpora Zainuddin Alami, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan ketum PSSI Mochammad Iriawan untuk melakukan evaluasi menyeluruh.

Tentang pelaksanaan pertandingan sepak bola dan juga prosedur pengamanan penyelenggaraannya.

“Khusus kepada kapolri saya minta melakukan investigasi dan mengusut tuntas kasus ini,” tegas Jokowi.

Dari total jumlah korban meninggal dunia, 2 di antaranya adalah Anggota Polri.