Jokowi Beri Banpres ke UMKM: Pemerintah Keluarkan Semua Jurus Hadapi Pandemi

kumparanNEWSverified-green

comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden Joko Widodo didampingi Gubernur DI Yogyakarta Sri Sultan HB X meninjau Yogyakarta International Airport (YIA) di Kulonprogo, DI Yogyakarta, Jumat (28/8). Foto: Biro Pers Kepresidenan
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Joko Widodo didampingi Gubernur DI Yogyakarta Sri Sultan HB X meninjau Yogyakarta International Airport (YIA) di Kulonprogo, DI Yogyakarta, Jumat (28/8). Foto: Biro Pers Kepresidenan

Usai meresmikan Bandara YIA, Presiden Jokowi memberikan bantuan presiden (banpres) kepada para pelaku usaha mikro produktif (UMKM) di Istana Kepresidenan atau Gedung Agung Yogyakarta.

Dalam penyerahan banpres tahap pertama ini, Jokowi menjelaskan bahwa total akan ada 12 juta pelaku usaha mikro yang akan mendapat bantuan senilai Rp 2,4 juta secara bertahap.

"(Saya) bertemu dengan perusahaan besar kondisinya sulit. Ketemu pengusaha tengah sama kondisinya sulit. Kita berikan pada 12 juta orang pengusaha mikro dan kecil. Sampai kira-kira nanti di bulan September setiap hari terus tambah sampai 12 juta orang," kata Jokowi, Jumat (28/8).

Jokowi menjelaskan bahwa kondisi saat ini tidaklah mudah. Kondisi sulit ini bukan hanya pada sektor kesehatan, tapi juga berdampak pada sektor ekonomi. Hal ini dirasakan ratusan negara lain.

"Ini dialami 215 negara di dunia. Negara yang kaya, besar, kena. Negara sedang, kena. Negara miskin, kena. Pelaku usaha di dunia juga sama saja. Pelaku usaha mikro kecil sama pelaku usaha besar juga sulit tidak dalam kondisi mudah," ujarnya.

"Kita tetap semangat dan tetap bekerja keras, kuncinya di situ," katanya.

Lanjut Jokowi, pemerintah sudah mengeluarkan semua jurus untuk perbaikan ekonomi di tengah pandemi, mulai dari bansos hingga bantuan subsidi gaji.

"Pemerintah telah mengeluarkan semua jurus BLT desa, bansos tunai, subsidi listrik gratiskan, ada bantuan sembako, ada subsidi bunga. Kemarin kita keluarkan subsidi gaji," ujarnya.

kumparan post embed