Jokowi Buka Temu Tahunan Forum Rektor RI, Bicara Disrupsi karena Pandemi

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden Jokowi mengumumkan PPKM Darurat berlaku 3-20 Juli di Istana, Kamis (1/7/2021). Foto: Dok. Biro Pers Setpres
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Jokowi mengumumkan PPKM Darurat berlaku 3-20 Juli di Istana, Kamis (1/7/2021). Foto: Dok. Biro Pers Setpres

Presiden Jokowi membuka Konvensi Kampus XVII dan Temu Tahunan XXIII Forum Rektor Indonesia pada Selasa (27/7) secara virtual. Dalam sambutannya, Jokowi menyinggung terjadinya disrupsi yang disebabkan pandemi COVID-19 dan revolusi industri.

"Pandemi COVID-19 merupakan rangkaian serial distrupsi, menambah disrupsi yang sebelumnya dipicu revolusi industri 4.0. Perubahan lanskap sosial budaya, perubahan lanskap ekonomi, perubahan lanskap politik mengalami perubahan besar akibat revolusi industri 4.0," kata Jokowi.

Dalam era revolusi industri 4.0 seperti saat ini, Jokowi menyebut teknologi menjadi elemen penting. Ia kemudian mencontohkan perdagangan yang telah bergeser menjadi e-commerce kemudian dunia perbankan yang kini dilengkapi dengan berbagai macam e-payment.

Contoh lain, dunia kedokteran dan farmasi juga kini mengandalkan teknologi kesehatan.

"Profesional hukum juga mulai diguncang oleh regtech dan dunia pendidikan telah terdistrupsi besar-besaran oleh edutech," jelas dia.

Warga yang menggunakan masker melintasi mural yang berisi pesan waspada penyebaran virus Corona di kawasan Tebet, Jakarta. Foto: Ajeng Dinar Ulfiana/REUTERS

Oleh karena itu, Jokowi meminta agar perguruan tinggi juga bisa beradaptasi dengan semua perubahan tersebut. Menurut dia, mahasiswa dan dosen harus dapat memanfaatkan perubahan tersebut dalam proses belajar mengajar.

"Lembaga pendidikan tinggi mau tidak mau harus memperkuat posisinya sebagai edutech institution. Teknologi paling dasar adalah pembelajaran memanfaatkan teknologi digital, digital learning bukan hanya digunakan untuk memfasilitasi pengajaran oleh dosen internal kampus kepada mahasiswa," katanya.

"Yang juga sangat penting adalah memfasilitasi mahasiswa untuk belajar kepada siapa pun juga, di mana pun juga, tentang apa pun juga," pungkasnya.