Jokowi Cabut PPKM: Kekebalan Komunitas Kita Sangat Tinggi
ยทwaktu baca 1 menit

Presiden Jokowi menjelaskan alasan pemerintah menghentikan PPKM. Kebijakan PPKM resmi berakhir hari ini, Jumat (30/12).
Jokowi mengatakan, keputusan ini diambil tidak secara sembarang karena berdasarkan kajian matang, salah satunya angka kekebalan komunitas.
"Jadi pencabutan PPKM ini benar-benar karena kita melihat kasus COVID-19 di tanah air dan sudah dilakukan sero survei," kata Jokowi dalam konferensi pers di Istana Negara, Jumat (30/12).
Turut hadir dalam konferensi pers itu Mendagri Tito Karnavian dan Menkes Budi Gunadi Sadikin.
Jokowi kemudian mengungkap hasil survei serologi di Indonesia. Hasilnya, mayoritas masyarakat sudah memiliki kekebalan yang sangat tinggi.
"Ini yang juga penting, pencabutan PPKM ini juga dilandasi oleh tingginya cakupan imunitas penduduk. Jadi dari sero survei ini, kalau kita lihat angkanya di Desember 2021 itu berada di angka 87,8 persen, di Juli 2022 ini, berada di angka 98,5 persen," kata Jokowi.
"Artinya kekebalan kita ini secara komunitas berada di angka yang sangat tinggi,"
- Jokowi.
Lebih lanjut, Jokowi mengatakan cakupan vaksinasi di Indonesia juga sangat tinggi. Tercatat lebih dari 400 juta dosis telah disuntikkan kepada masyarakat.
"Vaksinasi sampai hari ini berada di angka 448.525.478 dosis, ini juga sebuah angka yang tidak sedikit saya rasa itu tambahannya," kata Jokowi.
