Jokowi: Indonesia Belum Terpikir Lockdown terkait Corona

kumparanNEWSverified-green

clock
Presiden Joko Widodo memimpin rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (11/3). Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Joko Widodo memimpin rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (11/3). Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

Beberapa negara memberlakukan lockdown atau isolasi skala negara atau kota, untuk mencegah penyebaran virus corona. Bagaimana dengan Indonesia?

"Belum terpikir ke arah sana," ucap Presiden Jokowi dalam jumpa pers di Soekarno-Hatta, Jakarta, Jumat (13/3).

Meski begitu, Jokowi menghargai kerja sama seluruh kementerian dan lembaga termasuk pemda dalam mencegah dan menanggulangi penyebaran corona.

kumparan post embed

"Saya juga ingin berikan apresiasi terhadap daerah-daerah yang mampu mengedukasi masyarakat," tuturnya.

Pernyataan yang sama, sebelumnya disampaikan juru bicara penanganan corona, Achmad Yurianto, yang menyebut tidak ada opsi untuk isolasi kota atau negara.

collection embed figure

Sebagai gambaran, negara yang baru memberlakukan lockdown adalah Manila, Filipina. Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengumumkan mengisolasi atau lockdown Ibu Kota Manila pada Kamis (12/3), untuk meredam penyebaran virus corona.

Padahal, di Filipina hanya ada 53 kasus dengan dua meninggal. Sementara Indonesia ada 34 kasus dengan dua meninggal.

Wakil Presiden ke-10 dan 12, Jusuf Kalla mengingatkan keputusan lockdown harus mempertimbangkan aspek ekonomi.

Presiden Joko Widodo (kiri) saat konferensi pers terkait virus corona di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (2/3). Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan