Jokowi Kembali Luruskan Isu PKI: Bukan Marah Lho Ini, Menjawab

Presiden Jokowi kembali menjelaskan soal isu PKI yang menimpa dirinya. Kali ini di depan keluarga besar dan alumni Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur. Jokowi menyebut dirinya sudah 4 tahun diam sejak pertama kali isu itu menerpanya.
Kini saatnya Jokowi menjelaskan bahwa ia dan keluarganya bukanlah PKI. Jokowi mengatakan penjelasan yang diberikannya itu bukan berarti dirinya marah.
"Saya ini sebetulnya sudah 4 tahun diam, tidak menjawab apa-apa mengenai isu-isu yang berkembang di bawah. Tetapi dari survei yang saya baca, 9 juta orang percaya terhadap isu itu," kata Jokowi di lokasi, Selasa (18/12).
"Sekarang sudah saatnya saya menjawab. Bukan marah lho ini. Menjawab. Karena sudah 4 tahun saya sabar, sabar Ya Allah sabar. Saya diam saja, senyum saja. Tapi saat sudah 9 juta yang percaya, diam saja, berbahaya bagi negara ini," lanjut dia.
Jokowi berharap ke depan rakyat Indonesia bisa menjiwai akhlaqul karimah serta tata krama agar tak ada lagi fitnah-fitnah seperti yang menimpanya.
"PKI dibubarkan 65-66. Saya lahir 61, umur saya masih 4 tahun. Apa ada PKI balita? Nanti lanjutin lagi, bukan, bapak, ibunya, kakek, neneknya. Loh zaman sekarang gampang, tanya saja masjid dekat rumah kakek dan nenek saya," ucap Jokowi.
Di sekitar area rumah Jokowi ada Nahdlatul Ulama, PPP, hingga Muhammadiyah. Jokowi lalu menegaskan dirinya hingga keluarga seorang muslim.
"Tanya saja. Gampang sekali. Saya Muslim, Bapak, Ibu saya Muslim, kakek, nenek saya muslim. Di medsos itu tidak hanya satu, dua gambar," bebernya.
Lalu Jokowi menunjukkan sebuah gambar saat Ketua Umum PKI DN Aidit sedang pidato. Di sebelahnya ada Jokowi yang berdiri.
"Saya kan lahir tahun 61. Gambar-gambar fitnah seperti ini kalau tak diluruskan akan dipercaya. Ini bukan marah lho ini. Saya meluruskan. Saya lihat gambarnya, lho kok persis saya. Jadi kok saya," tutur Jokowi.
