Jokowi Kenakan Batik saat Kunjungan ke Malaysia Agar Lebih Akrab

Presiden Joko Widodo memilih mengenakan pakaian batik saat kunjungan ke Malaysia dalam acara 'Annual Consultation' atau konsultasi tahunan ke-12 RI-Malaysia. Jokowi saat berkunjung ke Kuching, Sarawak, Malaysia, tampak mengenakan batik dengan warna dominan cokelat.
Kunjungan tersebut terasa berbeda mengingat biasanya pada setiap acara kenegaraan Jokowi mengenakan jas dengan dasi lengkap. Namun, saat melakukan pertemuan terbatas dengan Perdana Menteri Malaysia Dato' Sri Mohamad Najib, ia mengenakan batik.
Menurut Tim Komunikasi Presiden AAGN, Ari Dwipayana yang turut serta dalam rombongan Presiden, Jokowi mengenakan batik karena ingin menonjolkan identitas budaya Indonesia saat berkunjung ke negara tetangga.

"Selain karena kita ingin menciptakan suasana yang lebih akrab tidak terlalu resmi, ini juga untuk menonjolkan identitas budaya kedua negara," kata AAGN Ari Dwipayana dikutip dari Antara, Rabu (22/11).
"Apalagi PM Najib pun mengenakan pakaian yang mirip dengan corak batik," lanjutnya.

Terlebih saat tiba di Kuching pun, Jokowi disambut dengan adat Borneo di antaranya dengan dikalungi kain 'pua kumbu' yang merupakan kerajinan khas masyarakat Kuching.
Selain itu, Jokowi juga disambut perwakilan masyarakat setempat yang mengenakan pakaian adat Orang Ulu.
Dalam pertemuan di Hotel Hilton Kuching tersebut, PM Najib memang tampak mengenakan pakaian mirip batik berwarna dominan merah. Pertemuan bilateral itu resmi menandakan bahwa diplomasi batik semakin mendorong eratnya persahabatan kedua negara yang telah terjalin selama 60 tahun itu.
