Jokowi: Kunjungan Raja Belanda Akan Dicatat Sejarah Tanpa Melupakan Masa Lalu

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden Joko Widodo dan Raja Belanda Willem-Alexander memeriksa pasukan kehormatan saat kunjungan kenegaraan di Istana Bogor, Selasa (10/3). Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Joko Widodo dan Raja Belanda Willem-Alexander memeriksa pasukan kehormatan saat kunjungan kenegaraan di Istana Bogor, Selasa (10/3). Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

Presiden Jokowi menyampaikan sambutan saat menerima kunjungan kenegaraan Raja Belanda Willem Alexander dan Ratu Maxima di Istana Bogor, Selasa (10/3). Dalam kesempatan itu, Jokowi menegaskan Indonesia ingin memperkuat hubungan dengan Belanda.

"Memasuki usia 75 tahun, Indonesia memiliki komitmen kuat untuk memperkokoh hubungan bilateral dengan Belanda," ujar Jokowi saat memberikan keterangan pers bersama Raja Willem Alexander di lokasi.

Hubungan yang dimaksud Jokowi adalah relasi yang saling menghormati kedaulatan masing-masing negara, integritas, hingga teritori masing-masing.

Jokowi juga menyebut kunjungan Raja Belanda ini akan dicatat dalam sejarah.

Raja dan Ratu Belanda menyalami jajaran Menteri Kabinet Indonesia Maju di Istana Bogor. Foto: Rafyq Alkandy/kumparan

"Kunjungan Baginda akan dicatat oleh sejarah sebagai kunjungan yang bersahabat, produktif, menatap masa depan, tanpa harus melupakan sejarah masa lalu," tutur Jokowi.

Di kesempatan yang sama, Raja Willem Alexander, mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan. Ia juga menyebut tahun ini merupakan tahun yang spesial karena menanakan 75 tahun kemerdekaan Indonesia.

"Kunjungan ini merupakan momentum yang tepat untuk bekerja sama demi kerja sama di masa depan antara Indonesia dan Belanda," ujar dia.

Ia juga menyebut membawa serta beberapa anggota kabinetnya serta 110 pengusaha demi mewujudkan komitmen penguatan kerja sama Indonesia dan Belanda.

kumparan post embed