Jokowi Lobi Biden Minta Perang di Gaza Segera Dihentikan
·waktu baca 2 menit

Serangan Israel di Gaza menjadi topik pembahasan pertemuan bilateral Presiden RI Joko Widodo dan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden. AS merupakan sekutu dekat Israel.
"Indonesia meminta AS untuk melakukan lebih demi menghentikan kekejaman di Gaza," kata Jokowi sebelum memulai pertemuan bilateral di Gedung Putih, Washington DC, Senin (13/11), dikutip dari situs Gedung Putih.
Serangan Israel di Gaza demi membasmi Hamas dilakukan sejak 7 Oktober sampai hari ini. Namun, serangan keji zionis lebih banyak menyasar warga dan fasilitas sipil, sasaran yang terlarang diserang berdasar hukum humaniter internasional.
Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan, jumlah korban jiwa serangan Israel mencapai 11 ribu lebih. Mayoritas korban tewas adalah anak-anak dan perempuan.
Kepada Biden, Jokowi menegaskan bahwa solusi utama di Gaza adalah gencatan senjata.
"Gencatan senjata adalah keharusan demi kemanusiaan," tegas Jokowi.
Pada pekan lalu sebelum melakukan lawatan ke Illinois, Biden mengatakan gencatan senjata tidak akan terwujud di Gaza dalam waktu dekat.
"Tidak. Tidak ada kemungkinan," kata Biden seperti dikutip dari Anadolu.
Israel pun berulang kali menolak seruan gencatan senjata. PM Benjamin Netanyahu menegaskan, gencatan senjata terwujud jika seluruh sandera Hamas dibebaskan.
Sementara itu, seruan gencatan senjata tidak hanya diminta oleh Jokowi. Pada pertemuan OKI di Arab Saudi akhir pekan lalu, yang juga dihadiri Jokowi, mereka sepakat menyerukan gencatan senjata di Gaza.
