Jokowi Panggil Menag Gus Yaqut ke Istana
·waktu baca 2 menit

Presiden Jokowi sore ini memanggil Menag Yaqut Cholil Qoumas ke Istana Kepresidenan, Jakarta.
Pantauan di lokasi, Gus Yaqut tiba di Kompleks Istana Kepresidenan pukul 15.40 WIB. Saat ditanya, Gus Yaqut mengatakan ingin membuat laporan ke Jokowi.
"Mau laporan saya," kata Gus Yaqut tanpa merinci laporan apa yang dimaksud, Rabu (4/10).
Saat ditanya kenapa dipanggil sendirian, Gus Yaqut hanya tersenyum.
"Emang enggak boleh sendirian?" katanya sambil masuk ke lingkungan Istana.
Sebelumnya, Gus Yaqut menjadi sorotan karena pernyataannya terkait Pemilu 2024. Kata-kata jangan pilih pemimpin hanya karena ganteng dan bermulut manis berbuntut panjang.
"Jangan karena bicaranya enak, mulutnya manis, mukanya ganteng itu dipilih. Jangan asal begitu, harus dilihat dulu track record-nya bagus, syukur mukanya ganteng, syukur bicaranya manis, itu dipilih," katanya di Solo, Sabtu (30/9).
Ia meminta agar masyarakat tidak mempertaruhkan negeri ini pada orang-orang yang tidak memiliki perhatian pada masyarakat.
Menurutnya, agama dengan politik tidak dapat dipisahkan. Namun, agama tidak boleh digunakan sebagai alat politik untuk memenuhi nafsu kekuasaan.
Tak sedikit yang menilai pernyataan salah satu Ketua PKB itu ditujukan pada Anies Baswedan yang diusung PKB-NasDem-PKS.
PKB menilai pernyataan Gus Yaqut ini 'menjurus'. Cawapres sekaligus Ketum PKB Muhaimin Iskandar bahkan menyebut pernyataan itu khas 'buzzer'.
"Ah, itu omongan buzzer," kata Cak Imin di Menteng, Minggu (1/10).
