Jokowi: Partai Boleh Banyak, tapi yang Menentukan Korpri

Presiden Jokowi mengapresiasi anggota Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) yang saat ini sudah mencapai 4,4 juta orang. Menurutnya, jumlah tersebut sangat besar untuk satu-satunya organisasi pegawai pemerintahan.
"Dan juga menjadi kekuatan besar penentu kemajuan bangsa. Partai boleh banyak, tapi yang melaksanakan, yang menentukan, tetap Korpri," kata Jokowi dalam sambutannya di Rakernas KORPRI di Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara, Selasa (3/10).
Jokowi menegaskan, siapa pun yang menjadi pemimpin ke depan, pemerintahan akan tetap berjalan karena ada ASN yang tergabung dalam Korpri. Menurutnya, birokrasi adalah mesin yang membuat pemerintahan tetap berjalan.
"Betapa sangat pentingnya. Birokrasi itu mesinnya dan kita membutuhkan mesin dengan tenaga yang kuat, yang efisien, yang tidak menyebabkan bensin itu boros, yang tidak segera panas, tidak mudah panas, ngebut tapi adem terus," ungkapnya.
Selain itu, Jokowi juga menyebut yang dibutuhkan saat ini adalah birokrasi yang tahan banting di tengah tantangan dunia yang cepat berubah.
"Oleh sebab itu, saya ingin ekosistem kerja ASN itu harus memacu. Sering saya sampaikan harus memacu orang untuk berkinerja, memacu orang untuk berprestasi, memacu orang untuk berinovasi. Ini tugas dari Pak Sekda provinsi, kabupaten, dan kota. Tugas Sesmen, Sekjen di kementerian dan lembaga," tuturnya.
Pembukaan rakernas ini dihadiri Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Azwar Anas, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan pejabat terkait lainnya.
