Jokowi: Pengurangan Risiko Bencana adalah Investasi Efektif

25 Mei 2022 13:42
·
waktu baca 5 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Jokowi: Pengurangan Risiko Bencana adalah Investasi Efektif (4410)
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Joko Widodo menyampaikan sambutan saat membuka Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) 2022 di BNDCC, Nusa Dua, Bali, Rabu (25/5/2022). Foto: Wahyu Putro A/ANTARA FOTO
ADVERTISEMENT
Presiden RI Joko Widodo menggarisbawahi pentingnya pengurangan risiko bencana saat membuka Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) ke-7 di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC) pada Rabu (25/5/2022).
ADVERTISEMENT
"Pengurangan risiko bencana adalah investasi efektif untuk mencegah kerugian di masa depan," jelas Jokowi.
Jokowi mengedepankan pendekatan dalam memitigasi bencana demikian lantaran kondisi dan letak geografis Indonesia.
Meski baru memasuki bulan kelima 2022, Indonesia telah mencatat 1.613 bencana. Dalam sebulan, Indonesia juga mengalami 500 gempa.
Bencana tentunya menyebabkan kerugian dan korban. Pada 2018, gempa disertai tsunami di Palu menewaskan hingga 2.113 orang. Ancaman serupa tidak kian surut, mengingat Indonesia memiliki 139 gunung api aktif. Indonesia mendapati 121 letusan gunung berapi 2015-2021.
"Indonesia merupakan negara rawan bencana," ujar Jokowi.
Jokowi: Pengurangan Risiko Bencana adalah Investasi Efektif (4411)
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Joko Widodo bersama dengan sejumlah delegasi dan Menteri memukul kentongan saat membuka Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) 2022 di BNDCC, Nusa Dua, Bali, Rabu (25/5/2022). Foto: Wahyu Putro A/ANTARA FOTO
Bencana non-alam turut mengancam keselamatan dan kesejahteraan. Sejauh ini, pandemi COVID-19 telah menginfeksi ratusan juta orang di dunia.
Demi menekan kerugian, dunia memerlukan ketangguhan berkelanjutan. Ketangguhan tak hanya diperlukan ketika bencana tengah menerjang. Tetapi, ketangguhan mesti berlanjut untuk mengantisipasi bencana mendatang.
ADVERTISEMENT
Investasi pengurangan risiko meliputi sistem peringatan dini multi-bencana, serta perwujudan budaya tangguh dan antisipasi masyarakat terhadap risiko bencana.
Untuk meraih ambisi tersebut, Jokowi juga menyerukan implementasi kesepakatan global di tingkat nasional dan lokal.
"Kerangka Kerja Sendai dan Kesepakatan Paris merupakan persetujuan yang penting dalam upaya pengurangan risiko bencana dan perubahan iklim. Saya mengajak seluruh negara untuk berkomitmen dan bersungguh-sungguh mengimplementasikannya," tutur Jokowi.
Jokowi: Pengurangan Risiko Bencana adalah Investasi Efektif (4412)
zoom-in-whitePerbesar
Ribuan delegasi menghadiri pembukaan Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) 2022 di Nusa Dua, Bali, Rabu (25/5/2022). Foto: M Agung Rajasa/ANTARA FOTO
Jokowi menyampaikan seruan itu kepada para partisipan GPDRR. Pertemuan global khusus kebencanaan itu diselenggarakan Kantor PBB untuk Pengurangan Risiko Bencana (UNDRR) setiap tiga tahun sekali.
Pemerintah Indonesia turut mengetuai acara pertemuan yang pertama kali berlangsung di Asia pada 23-28 Mei 2022 di Bali. Forum tersebut menyatukan pemerintah, sistem PBB dan seluruh pemangku kepentingan dalam rangkaian diskusi.
ADVERTISEMENT
Tema perhelatan tahun ini ialah From Risk to Resillience: Towards Sustainable Development for All in a COVID-19 Transformed World (Dari Risiko ke Ketangguhan: Menuju Pembangunan Berkelanjutan untuk Semua di Dunia yang Ditransformasi COVID-19).
Jokowi: Pengurangan Risiko Bencana adalah Investasi Efektif (4413)
zoom-in-whitePerbesar
Seniman yang membawakan tari Asmaradana menjalani gladi bersih upacara pembukaan Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) 2022 di Nusa Dua, Badung, Bali, Selasa (24/5/2022). Foto: Nyoman Hendra Wibowo/ANTARA FOTO
Para peserta lantas membahas perkembangan terbaru dalam mengurangi risiko bencana, terutama melalui sudut pandang pemulihan pascapandemi yang inklusif bagi segala kelompok rentan.
Platform multi-pemangku kepentingan itu turut meninjau kemajuan implementasi Sendai Framework untuk Pengurangan Risiko Bencana.
Berbagai pihak tersebut berupaya mengidentifikasi kesenjangan dan membuat rekomendasi demi mempercepat implementasi kerangka tersebut.
"Indonesia juga siap berbagi pengalaman dan pengetahuan dalam mitigasi bencana," kata Jokowi dalam sambutannya.
"Let’s work together to mitigate the rest of disaster today and tomorrow," sambungnya.
ADVERTISEMENT
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Jokowi: Pengurangan Risiko Bencana adalah Investasi Efektif (4414)
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Joko Widodo berbincang dengan Deputi Sekjen PBB Amina Mohammed (kanan) saat berjalan menuju lokasi pembukaan Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) 2022 di Nusa Dua, Bali, Rabu (25/5/2022). Foto: Nyoman Hendra Wibowo/ANTARA FOTO
GPDRR sebelumnya telah melaksanakan rangkaian pertemuan preparatory days pada 23-24 Mei di Bali International Convention Center (BICC).
Sementara itu, official programme menyusul digelar pada 25-27 Mei. Pertemuan inti itu berlangsung di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC).
Keseluruhan rangkaian acara meliputi upacara pembukaan dan penutupan, official statement (pernyataan resmi), ministerial roundtables (pertemuan tingkat menteri), informal plenaries (pleno informal), dan high-level dialogues (dialog tingkat tinggi).
Jokowi: Pengurangan Risiko Bencana adalah Investasi Efektif (4415)
zoom-in-whitePerbesar
Special Representative of the UN SG for Disaster Risk Reduction Mami Mizutori saat Opening Session The Third Multi-Hazard Early Conference (MHEWC-III) dalam Global Platform for Disaster Risk Reduction 2022 di Nusa Dua, Bali, Senin (23/5/2022). Foto: M Agung Rajasa/ANTARA FOTO
GPDRR 2022 juga menggelar sejumlah sesi tematik. Agenda kebencanaan itu memanfaatkan kehadiran pemimpin dari negara dan organisasi internasional di Indonesia.
Sehingga, terdapat sejumlah rencana pertemuan bilateral yang akan dilakukan Jokowi, Menlu RI Retno Marsudi, dan Kepala BNPB Suryanto bersama sejumlah pejabat tinggi dari seluruh dunia.
Para pemimpin itu tidak hanya akan membahas upaya global untuk pemulihan pascapandemi COVID-19.
ADVERTISEMENT
"Agenda yang akan dibahas di antaranya kepemimpinan Indonesia pada isu pengurangan resiko bencana, upaya global untuk pemulihan pascapandemi COVID-19, serta peran Indonesia pada keketuaan pada G-20 tahun ini dan ASEAN di tahun 2023," jelas Direktur HAM dan Kemanusiaan Kemlu RI dan Jubir RI untuk GPDRR 2022, Achsanul Habib.
Jokowi: Pengurangan Risiko Bencana adalah Investasi Efektif (4416)
zoom-in-whitePerbesar
Penari menampilkan tarian Bali saat pembukaan Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) 2022 di BNDCC, Nusa Dua, Bali, Rabu (25/5/2022). Foto: Wahyu Putro A/ANTARA FOTO
Sebagai tuan rumah, GPDRR 2022 diharapkan membawa nilai tambah bagi Indonesia. Salah satunya ialah memperkukuh kepemimpinan Indonesia sebagai juara isu kebencanaan di tingkat internasional.
Terlebih, Indonesia telah memupuk beragam pengalaman dan praktik dalam pengurangan risiko bencana lantaran terletak di wilayah ring of fire.
GPDRR 2022 merupakan kesempatan bagi Indonesia untuk menunjukkan kapasitas tersebut di tingkat global. Selain itu, forum itu juga akan membantu mendorong ketangguhan masyarakat.
ADVERTISEMENT
Sebab, GPDRR 2022 menekankan bingkai bahwa pengurangan risiko bencana adalah tanggung jawab semua orang (disaster risk reduction is everyone’s business), sehingga tak ada satu pun yang bisa ditinggalkan dalam upaya memitigasi bencana (leave no one behind).
Dengan demikian, rangkaian pertemuan itu diharapkan bisa memperluas kolaborasi di tingkat lokal, nasional, regional, maupun internasional untuk isu pengurangan risiko bencana.
Jokowi: Pengurangan Risiko Bencana adalah Investasi Efektif (4417)
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Joko Widodo berbincang dengan Deputi Sekjen PBB Amina Mohammed (kiri), dan Wakil Presiden Zambia W.K. Mutale Nalumango (kanan) sebelum upacara pembukaan GPDRR 2022 di Nusa Dua, Bali, Rabu (25/5/2022). Foto: Aprillio Akbar/ANTARA FOTO
Sepanjang GPDRR 2022, para pejabat tinggi lain turut menyempatkan hadir, di antaranya, terdapat Wakil Presiden Zambia, Mutale Nalumango; Sekjen Federasi Internasional Perhimpunan Palang Merah (IFRC), Jagan Chapagain; dan Sekjen ASEAN, Lim Jock Hoi.
Direktur UNDRR, Ricardo Mena, dan Direktur Urban Disaster Risk Management and Resilience Bank Dunia, Sameh Wahba, juga membahas pandangan dan rekomendasi mereka terkait kebencanaan dalam sejumlah sesi.
ADVERTISEMENT
Upacara pembukaan GPDRR juga menghadirkan pidato dari sejumlah pejabat tinggi. Sesi tersebut dihadiri oleh Presiden Sidang Majelis Umum PBB ke-76, Abdulla Shahid.
Wakil Sekretaris Jenderal PBB, Amina Mohammed, turut hadir mewakili Sekjen PBB. Perwakilan Khusus Sekretaris Jenderal PBB, Mami Mizutori, memimpin agenda itu sebagai moderator.
Jokowi: Pengurangan Risiko Bencana adalah Investasi Efektif (4418)
zoom-in-whitePerbesar
Pembicara National Autonomous University of Mexico Alinne Olvera, Universiti Teknologi Malaysia Khamarrul Azahari bin Razak (tengah) dan Professor Disaster Mitigation Research Center Nagoya University Satoru Nishikawa (kiri) saat GPDRR 2022 di Bali. Foto: Aprillio Akbar/ANTARA FOTO
Selain itu, 30 pejabat tinggi setingkat menteri akan memimpin sebagai delegasi pula. Para pejabat itu melawat dari Jepang, Kanada, Malaysia, Kanada, Bangladesh, Brunei, dan lain-lain.
Keseluruhan pertemuan itu akan menghasilkan Co-Chairs' Summary yang dirilis pada 27 Mei. Outcome document tersebut merupakan refleksi dari pandangan, pendapat, serta rekomendasi dari peserta selama kegiatan.
Co-Chairs' summary akan memiliki judul khusus yang menunjukkan peran Indonesia sebagai tuan rumah, serta membawa prioritas Indonesia terkait isu kebencanaan.
ADVERTISEMENT
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020