Jokowi Peringati Tahun Baru Islam: Pandemi COVID-19 Jadi Momentum untuk Hijrah

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden Joko Widodo memberikan keterangan pers terkait perpanjangan PPKM level 4 di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin (2/8/2021). Foto: Muchlis Jr/Biro Pers Sekretariat Presiden
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Joko Widodo memberikan keterangan pers terkait perpanjangan PPKM level 4 di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin (2/8/2021). Foto: Muchlis Jr/Biro Pers Sekretariat Presiden

Presiden Jokowi hadir dalam acara peringatan 1 Muharam dan doa bersama yang digelar PBNU secara virtual pada Senin (9/8) malam.

Jokowi memberikan sambutan dalam acara itu. Eks Wali Kota Solo itu mengatakan, pandemi COVID-19 bisa membuat masyarakat untuk hijrah menjadi lebih baik.

"Banyak hal yang berubah di masa COVID-19 ini , bulan yang lalu kita merayakan Hari Raya Idul Adha dengan cara yang tidak biasa. Sebagian besar dari kita menjalani malam takbir dan salat ID di rumah. Masyarakat pun tidak lagi melakukan keliling seperti biasa," kata Jokowi.

"Itu semua karena kita mematuhi protokol kesehatan demi mengatasi pandemi. Ancaman COVID-19 utamanya varian delta telah memaksa kita untuk berubah dan melakukan penyesuaian dalam berbagai kegiatan termasuk aktivitas keagamaan," tambahnya.

kumparan post embed

Eks Gubernur DKI itu menyebut, segala pembatasan yang dilakukan pemerintah merupakan ikhtiar kebaikan bersama. Termasuk sebagai salah satu contoh dan hijrah yang diamanatkan Nabi Muhammad SAW.

"Kesadaran untuk menjadi lebih baik, kesadaran untuk rela berkorban demi hal-hal yang lebih besar, kesadaran untuk membangun budaya hidup baru yang lebih bermanfaat dan lebih produktif," ucap Jokowi.

Tak hanya itu, Jokowi mengungkapkan pandemi COVID-19 telah memberikan pelajaran berharga untuk dijadikan renungan bersama. Baginya, butuh pengorbanan untuk meninggalkan hal-hal yang menghambat kemajuan.

"Dulu perjuangan Rasulullah SAW berhijrah dari Makkah ke Madinah telah membuat Islam berkembang pesat menyebar luas dan menjadi kekuatan yang disegani di Jazirah Arab," kata Jokowi.

Presiden Jokowi di sela-sela peluncuran paket obat isoman di Istana Merdeka, Kamis (15/07/2021). Foto: Dok. Agus Suparto

Lebih lanjut, Jokowi berharap agar momen tahun baru 1 Muharam 1443 Hijriah yang juga bertepatan dengan bulan kemerdekaan dapat dimanfaatkan untuk melipatgandakan ikhtiar baik lahiriah maupun batiniah dalam melawan pandemi COVID-19.

"Proklamasi 17 Agustus 76 tahun yang lalu merupakan wujud hijrah kita melepaskan diri dari kolonialisme untuk menjadi bangsa yang merdeka dan berdaulat. Momentum ini harus kita manfaatkan untuk melipatgandakan ikhtiar lahiriah dan batiniah dalam melawan pandemi," tutup Jokowi.