Jokowi Perintahkan Distribusi Bansos Dipercepat: Rakyat Menunggu
·waktu baca 2 menit

Presiden Jokowi memerintahkan kepada seluruh kepala daerah mempercepat distribusi bantuan sosial kepada masyarakat yang terdampak pandemi COVID-19 dan PPKM darurat.
Hal ini disampaikan Jokowi saat memberi pengarahan kepada kepala daerah se-Indonesia dalam rapat tertutup yang digelar Senin (19/7) siang secara virtual di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat.
"Padahal kita sekarang ini butuh sekali. Rakyat butuh sekali. Rakyat menunggu. Sehingga saya minta ini agar segera dikeluarkan," kata Jokowi dalam rekaman video yang baru diunggah di YouTube Setpres Senin (19/7) malam.
Jokowi menyoroti percepatan belanja daerah dan percepatan bantuan sosial, terutama berkaitan dengan bantuan UMKM, dana bantuan sosial, dan Dana Desa.
Berdasarkan data yang diterimanya, anggaran UMKM untuk seluruh daerah mencapai Rp13,3 triliun. Sementara yang tersalurkan baru Rp 2,3 triliun.
"Perlindungan sosial ada anggaran di catatan saya Rp 12,1 triliun, realisasi juga baru Rp 2,3 triliun. Belum ada 20 persen semuanya. Padahal rakyat menunggu ini," ucap Jokowi.
Sedangkan bantuan dari alokasi Dana Desa, Jokowi mengatakan, jumlah totalnya mencapai Rp 72 triliun. Dari jumlah tersebut, Rp 28 triliun dipergunakan untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa.
Akan tetapi, realisasi yang sudah disalurkan baru mencapai Rp 5,6 triliun atau kurang dari 25 persennya. Oleh sebab itu, Jokowi meminta distribusi seluruh bansos ini dipercepat.
"Ini yang saya minta semuanya dipercepat. Sekali lagi, dengan kondisi seperti ini, percepatan anggaran sangat dinanti oleh masyarakat," tutup Jokowi.
