Jokowi Perintahkan Luhut Tekan Penambahan Corona Harian 9 Provinsi dalam 2 Pekan

Presiden Jokowi memerintahkan Menko Maritim dan Investasi Luhut B. Pandjaitan dan Kepala Satgas Penanganan COVID-19 Doni Monardo untuk fokus menangani dan mengawasi kasus corona di 9 provinsi prioritas. 9 provinsi yang menjadi prioritas penanganan corona yaitu DKI Jakarta, Jabar, Jateng, Jatim, Kalsel, Sulsel, Bali, Sumut dan ditambah Papua.
Luhut yang juga menjabat Wakil Ketua Komite Kebijakan Komite COVID-19 langsung menggelar rapat koordinasi dengan kepala daerah serta pimpinan TNI dan Polri di 9 provinsi tersebut. Dalam rapat itu, Luhut membeberkan target yang diberikan Jokowi.
“Presiden perintahkan dalam waktu dua minggu kita harus bisa mencapai tiga sasaran yaitu penurunan penambahan kasus harian, peningkatan recovery rate dan penurunan mortality rate,” kata Luhut dalam siaran pers Kemenko Maritim dan Investasi, Selasa (15/9).
Kepala daerah yang hadir dalam rakor virtual itu yaitu Gubernur DKI Anies Baswedan, Gubernur Jabar Ridwan Kamil, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Dari jajaran kabinet hadir Menkes Terawan Agus Putranto, Menkopolhukam Mahfud MD., Menko PMK Muhadjir Effendi, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, dan Kepala BNPB Doni Monardo.
Luhut menjelaskan, Jokowi meminta agar 9 provinsi itu menjadi prioritas karena seluruh provinsi tersebut berkontribusi terhadap 75% dari total kasus COVID-19 atau 68% dari total kasus yang masih aktif.
Lebih lanjut, Luhut mengaku telah menyiapkan 3 strategi untuk mencapai target yang ditetapkan Jokowi itu.
“Operasi yustisi untuk penegakan disiplin protokol Kesehatan, peningkatan manajemen perawatan pasien COVID-19 untuk menurunkan mortality rate dan meningkatkan recovery rate serta penanganan secara spesifik klaster-klaster COVID-19 di setiap provinsi,” kata Luhut.
“Kita harus melakukan operasi yustisi untuk menegakkan pelaksanaan protokol kesehatan karena kalau kita tidak tindak keras pelanggarnya maka mau PSBB sampai 10 kali juga kondisi tidak akan segera membaik,” lanjut Luhut.
Luhut juga mengatakan, dalam ia bakal menggelar rapat teknis dengan kepala daerah di 9 provinsi. Hal ini dilakukan agar langkah yang dilakukan terkoordinasi.
“Saya minta masing-masing provinsi untuk menajamkan strateginya, harus jelas pembagian tugasnya siapa berbuat apa dan kita deploy semua sumber daya yang kita miliki,” tegas Luhut.
