Jokowi: PPP Ini Capresnya Siapa, Sih?

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
7
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden Jokowi di acara Harlah Ke-50 PPP di ICE BSD, Tangerang, Jumat (17/2/2023). Foto: YouTube/Petiga TV
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Jokowi di acara Harlah Ke-50 PPP di ICE BSD, Tangerang, Jumat (17/2/2023). Foto: YouTube/Petiga TV

Presiden Jokowi turut hadir dan membuka peringatan harlah ke-50 PPP. Dalam sambutannya, ia juga bertanya-tanya santai, sebenarnya siapa capres yang didorong PPP di Pemilu 2024.

"Sekarang urusan capres dan cawapres. Saya mau bertanya PPP, ini calonnya siapa sih? Karena di sini hadir semua loh, hadir semua di sini calon-calon presiden dan wakil presiden," kata Jokowi di ICE BSD, Tangerang, Jumat (17/2).

Lalu, Jokowi menyebut siapa-siapa calon yang selama ini namanya beredar. Ada Ketum Gerindra Prabowo Subianto hingga Menpar Sandiaga Uno, yang sering dikait-kaitkan sebagai capres potensial PPP.

"Yang saya kenal ada Pak Prabowo. Yang saya tahu juga ada Pak Erick Thohir, yang saya tahu juga ada Pak Sandiaga Uno. Yang saya tahu juga ada Pak Mahfud MD. Saya hampir lupa, juga ada Mas AHY. Dan tentu saja juga ada ketua umum PPP (Mardiono)," kata Jokowi.

"Masih ada yang belum saya sebut ndak nanti yang hadir?" imbuhnya seraya tertawa kecil. Tamu pun riuh.

Presiden Jokowi di acara Harlah Ke-50 PPP di ICE BSD, Tangerang, Jumat (17/2/2023). Foto: YouTube/Petiga TV

Di luar itu, Jokowi pun menitipkan pesan ke PPP terkait Pilpres 2024. Khususnya soal upaya menjaga stabilitas keamanan.

"Yang paling penting adalah saya titip tahun 2024 tinggal setahun karena coblosan di Februari. Saya titip kita semua jaga stabilitas politik dan keamanan karena sangat penting dan diperlukan sekali," tuturnya.

"Karena kita diancam risiko-risiko kepentingan global yang sulit dihitung, diprediksi, dan dikalkulasi," tutup Jokowi.

Sejauh ini PPP masih tergabung dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB). Bersama PAN hingga Golkar.

Namun memang belum ada capres atau cawapres definitif. Nama banyak beredar, seperti Ketum Golkar Airlangga Hartarto, Ganjar Pranowo, hingga Sandiaga Uno.