Jokowi Puji Bersihnya Tukad Badung, Bali

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden Joko Widodo Menikmati Keindahan Tukad (Sungai) Badung, Sabtu, (18/5/19). Foto: Kris/Biro Pers Sekretariat Presiden
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Joko Widodo Menikmati Keindahan Tukad (Sungai) Badung, Sabtu, (18/5/19). Foto: Kris/Biro Pers Sekretariat Presiden

Presiden mengunjungi Pasar Badung dan Tukad (sungai) Badung di Jalan Sulawesi, Kota Denpasar, Bali, Sabtu (18/5). Ia dampingi oleh sejumlah pejabat, satu di antaranya adalah Wali Kota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya.

Wali Kota yang akrab disapa Rai Mantra ini menyebut Jokowi memuji bagaimana bersihnya Tukad Badung. Tukad tersebut bisa dijadikan ajang berkumpul, memancing, hingga sarana edukasi untuk menjaga kebersihan.

Presiden Joko Widodo Menikmati Keindahan Tukad (Sungai) Badung, Sabtu, (18/5/19). Foto: Kris/Biro Pers Sekretariat Presiden

"(Jokowi puji) Sungainya, bukan hanya karena dipakai mancing, tapi ini sangat efektif untuk pendidikan ekosistem. Jadi orang saja bisa memahami untuk tidak membuang sampah sembarangan dan memanfaatkan sungai itu sebagai tempat bernilai," kata Rai Mantra di Pasar Badung, Sabtu (18/5).

Menurut dia, Jokowi juga memuji Pasar Badung yang kawasannya sangat tertata. Hingga soal penerapan aturan larangan penggunaan kantong plastik. Aturan larangan soal kantong plastik yang tertuang dalam Perwali Nomor 36 Tahun 2018.

Presiden Joko Widodo Menikmati Keindahan Tukad (Sungai) Badung, Sabtu, (18/5/19). Foto: Kris/Biro Pers Sekretariat Presiden

Rai Mantra menyebut aturan itu sangat diapresiasi Jokowi. Bahkan menurut Rai Mantra, Jokowi meminta wartawan dari New York Times mewawancarainya. Ini karena aturan ini dinilai berhasil diterapkan di Pasar Badung atau pasar modern di Denpasar.

"Beliau sendiri menyampaikan, tolong diwawancarai Pak Wali Kota oleh New York Times itu. Tentang masalah Perwali yang kita terapkan dari tahun lalu yang memang dampaknya di pasar modern memang cukup signifikan dan memang tantangan kita di pasar tradisional untuk memberikan pemahaman," imbuh dia.

Presiden Joko Widodo Tinjau Pasar Badung, Sabtu, (18/5/19). Foto: Kris/Biro Pers Sekretariat Presiden

Jokowi juga memberikan pesan kepada Rai Mantra untuk lebih meningkatkan kualitas SDM pedagang hingga masalah kebersihan sungai itu.

"Beliau sangat tertarik dengan pendidikan masalah kali itu, sungai Badung itu," ujar Rai Mantra.

embed from external kumparan

Ia pun berharap Denpasar bisa jadi contoh bagi kota lainnya mengenai penerapan ramah lingkungan tersebut. Ia mengatakan sudah ada banyak pihak yang sengaja datang ke Denpasar belajar mengurangi sampah. Apalagi, soal pencemaran sampah di sungai yang berdampingan dengan rumah warga.

"Mudah-mudahan seperti itu. Memang tujuan utama kami karena banyak studi banding dan juga mencari jalan keluar bagaimana mengurangi orang membuang sampah di sungai yang mengakibatkan laut dan sungai terpolusi," imbuh dia.