Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.94.0
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Berdasarkan keterangan dari Biro Pers dan Media Istana, Jokowi dalam sambutannya, berharap monumen ini bisa mengenang sosok Fatmawati yang dikenal sebagai seorang tokoh dan pahlawan bangsa.
Apalagi, Fatmawati telah berjasa menjahit bendera merah putih saat proklamasi kemerdekaan tahun 1945.
"Ibu Fatmawati bukan hanya ibunya warga Bengkulu, tapi juga ibunya seluruh rakyat Indonesia. Beliau selamanya akan dikenang karena visi dan pandangan beliau yang jauh ke depan," ujar Jokowi di lokasi.
"Juga, jasa beliau, kita bangsa Indonesia, memiliki bendera pusaka Merah Putih yang tadi sudah diceritakan panjang lebar oleh Ibu Sukmawati, yang dijahit dengan tangan beliau sendiri, dan dipersiapkan sebelum Indonesia merdeka," kata Jokowi.
Selama masa hidupnya, Fatmawati setia mendukung suaminya yang juga Presiden RI Pertama Sukarno berjuang. Sikap itu juga dianggap Jokowi memberi teladan bagi masyarakat Indonesia hingga saat ini.
ADVERTISEMENT
"Monumen ini menjadi penanda bukti hormat kita atas perjuangan beliau Ibu Fatmawati. Mengingatkan kita semua anak-anak bangsa generasi penerus untuk meneladani sikap kenegarawanan Ibu Fatmawati," jelasnya.
Jokowi kemudian meminta agar masyarakat sekitar Bengkulu menjaga monumen tersebut.
"Saya titip kepada seluruh masyarakat Bengkulu, marilah kita menjaga dengan baik monumen ini, merawat agar tidak rusak, merawat agar tidak lekang oleh waktu, sama seperti semangat Ibu Fatmawati yang tidak pernah luntur sampai kapan pun," tutur Jokowi.
Diketahui, Monumen Fatmawati merupakan karya salah satu maestro patung Indonesia asal Bali, I Nyoman Nuarta. Monumen berupa patung Fatmawati yang sedang menjahit tersebut memiliki total tinggi 7 meter, yang terdiri atas dudukan setinggi 2 meter dan patung setinggi 5 meter.
ADVERTISEMENT
Live Update