Jokowi Sebut Judul Jadi Salah Satu Faktor Orang Baca Berita

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Joko Widodo di Cimahi (Foto: Dok. Biro Pers Setpres)
zoom-in-whitePerbesar
Joko Widodo di Cimahi (Foto: Dok. Biro Pers Setpres)

Saat ini banyak sekali berita online yang memuat judul cukup bombastis. Namun ternyata isinya tak sebombastis judulnya. Ternyata hal itu disadari oleh Presiden Joko Widodo yang menyebut rata-rata orang membaca berita online karena judulnya. Jokowi mengatakan itu saat meresmikan pembukaan Gedung Layanan Perpustakaan Nasional di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (14/9).

"Toleransi durasi membaca mereka (anak-anak) semakin pendek. Karena rata-rata dalam 3 menit pertama tulisannya sudah tidak menarik dibaca, tidak menarik langsung tidak mau baca sisanya. Sudah ini sudah polanya seperti itu," kata Jokowi.

Tak hanya dalam berita, konsep seperti ini juga sudah terpatri saat membaca buku. Menurut Jokowi, kebiasaan ini tampak pada generasi saat ini.

"Bahkan kalau judulnya saja sudah tidak menarik, judul ini sekarang penting sekali. Jadi kalau sudah tidak menarik langsung lewatin. Kalau bukunya susah dicari pasti mereka juga tidak mau baca. Jadi kecepatan-kecepatan sistem, kecepatan melayani ini menjadi sebuah hal menjadi yang sangat penting karena generasi sekarang, generasi Y,  generasi Z sudah mau apa-apa tinggal klik," lanjut dia.

Pada kesempatan ini, Jokowi juga mengingatkan pentingnya meningkatkan minat baca anak Indonesia. Minat ini dapat ditingkatkan dengan hadirnya Perpustakaan Nasional yang baru saja diresmikan.

Tantangan ini seiring dengan fakta bahwa generasi muda saat ini terbiasa membaca melalui smartphone atau tablet. Sehingga, anak-anak juga harus dibiasakan membaca buku selain membaca lewat gadget.

"Tanya berapa banyak yang mereka yang masih baca koran cetak saya dapat memastikan sudah sangat berkurang sekali," imbuhnya.

Karena saat ini, mereka bisa membaca melalui media online dan juga internet. Tidak hanya membaca berita saja yang melalui online, namun menonton film pun bisa melalui online.

"Karena klik mereka bisa baca berita apapun, klik mereka bisa lihat live streaming, klik mereka bisa lihat video apapun, klik mereka juga bisa langsung masik ke netflix sehingga berita apapun dalam waktu yang sangat cepat bisa mereka baca," tutur Jokowi.