Jokowi Serahkan 514 SK Hutan Sosial di Balikpapan: Lahan Jangan Ditelantarkan

Presiden Jokowi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Perhutanan Sosial di Wisata Hutan Bambu, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Rabu (22/2).
Total ada 514 SK Perhutanan Sosial yang diserahkan Jokowi. Termasuk 19 SK Hutan Adat dan 46 SK Objek Reforma Agraria (TORA).
Jokowi berpesan agar lahan yang telah diberikan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kesejahteraan.
“Semuanya agar dimanfaatkan untuk kesejahteraan kita semuanya, harus produktif karena kita berikan itu agar lahan-lahan semua kita berikan produktif, jangan ditelantarkan,” kata Jokowi.
Eks Wali Kota Solo ini kemudian menyempatkan untuk berdialog dengan beberapa perwakilan penerima SK yang hadir.
Salah satunya adalah Saifudin, pria yang memiliki rencana untuk mengelola lahan yang telah diberikan pemerintah menjadi kawasan edukasi alam.
“Sekarang kita kelola di sini sering kali dibuat kemah atau camping untuk pengetahuan,” ucap Saifudin.
Saifudin melihat Kota Balikpapan nantinya akan menjadi kota besar jika IKN telah rampung. Menurtunya hal ini menjadi peluang untuk usaha.
“Apalagi di wilayah Balikpapan Pak, ini nanti jadi kota besar terasnya ibu kota notabene-nya nanti pasti itu pak, makanya kita buat wisata di situ Pak yang sekarang setiap satu bulan sekali atau dua kali pasti ada anak camping—persami, dari SD sampai SMP,” jelas Saifudin.
Lebih lanjut, Saifudin menjelaskan pemanfaatan lahan sebagai kawasan wisata edukasi alam yang dinilai dapat memberikan keuntungan meski dikelola secara swadaya.
“Income-nya dia ada swadaya atau kita penyewaan ada gazebo-gazebo, sama kita menjaga di situ, menjaga anak-anak, ada nanti setiap anak ada tarif Rp 5.000 atau Rp 4.000,” kata Saifudin.
Setelah mendengar penjelasan itu, Jokowi memberikan apresiasi dan mendukung ide Saifudin.
Eks Gubernur DKI itu menilai, ide Saifudin merupakan ide yang bagus karen memberikan dampak yang baik bagi anak-anak agar mengenal alam lebih dekat.
“Ok berarti nanti ada income, bagus, bagus, menarik, jadi anak-anak itu jangan setiap hari pegangnya HP, smartphone, ajak kenal alam,” kata Jokowi.
Jokowi didampingi Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya.
Kemudian Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri ATR/Kepala BPN Hadi Tjahjanto, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor.
