Jokowi Setuju Luhut Agar Prabowo Tak Bawa Orang Toxic ke Pemerintahan

Presiden Jokowi memberikan komentar atas pernyataan Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan yang meminta presiden terpilih Prabowo Subianto tidak memilih orang toxic dalam pemerintahan.
Menurut Jokowi, saran Luhut itu sudah benar.
"Udah bener, dong. Bener, bener," kata Jokowi di Balai Besar Pengujian Telekomunikasi Kominfo, Depok, Selasa (7/5).
Meski demikian, Jokowi enggan berspekulasi lebih lanjut terkait pernyataan Luhut itu.
"Ya, ditanyakan kepada Pak Luhut," pungkasnya.
Sebelumnya, Luhut meminta Prabowo tidak membawa orang toxic ke dalam kabinet karena akan merugikan.
"Kepada presiden terpilih juga, saya katakan jangan membawa orang-orang toxic ke dalam pemerintahan Anda, karena itu akan sangat merugikan kita," kata Luhut saat Jakarta Futures Forum, Jumat (3/5).
Hal itu disampaikan Luhut saat tengah membeberkan upaya pemerintahan Jokowi-Ma'ruf terkait transformasi digital dan akan segera meluncurkan government technology (Govtech) alias super apps pemerintah yang akan mengintegrasikan seluruh sistem data.
Integrasi ini akan meningkatkan efisiensi dan transparansi sistem pemerintahan. Bahkan, bisa berkontribusi pada peningkatan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP).
Oleh sebab itu, ia menyarankan kepada Prabowo-Gibran yang akan meneruskan Jokowi-Ma'ruf agar tidak membawa orang toxic dalam pemerintahan mereka.
