Jokowi: Siapa yang Suruh Makan Jalan Tol?

Calon presiden nomor urut 01 Jokowi memanfaatkan pertemuannya dengan ribuan Koalisi Alumni Diponegoro untuk meluruskan sejumlah tudingan yang dialamatkan kepadanya. Salah satunya kritik soal pembangunan infrastruktur.
Dalam kesempatan itu, Jokowi menegaskan pembangunan infrastuktur sungguh diperlukan. Dan pemerintah sudah membuktikan cepatnya pembangunan jalan tol. Buktinya, beberapa jalan tol di Pulau Jawa sudah mulai selesai meski ada sejumlah pihak terus mengkritik getolnya program infrastruktur pemerintah. "Jangan sampai ada yang bilang kita tak perlu itu (pembangunan infrastruktur), kita tak makan jalan tol. Siapa yang suruh makan jalan tol? Ini dalam rangka berkompetisi dengan negara-negara lain," kata Jokowi di Gedung Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI), di kawasan Kota Lama Semarang, Jawa Tengah, Minggu (3/2). "Saya titip marilah kita bersama-sama optimis. Sehingga dalam 5 tahun ini kita berkonsentrasi di infrastruktur. Baik yang namanya jalan tol, bandara. Sekarang bandara Ahmad Yani sudah bagus belum? (Sudah)," lanjut dia.
Selain itu, Jokowi juga menjanjikan bahwa 2020 akan ada jalan tol yang menyambungkan Merak dan Banyuwangi. Pun, pemerintah akan konsentrasi membangun tol di Sumatera.
"Dan kita akan konsentrasi ke Tol Trans Sumatera. Gantian jangan Jawa terus. Apa yang akan ingin kita capai? Akan ada kecepatan dalam mobilitas orang," ucap Jokowi.
Selain soal jalan tol, Jokowi juga menyinggung beberapa hal saat berorasi di hadapan Alumni Universitas Diponegoro. Jokowi sempat memuji Ratna Sarumpaet yang terlibat penyebaran hoaks. Selain itu, Jokowi juga mengharapkan Jateng bisa menjadi kontributor suara yang signifikan di Pilpres 2019.
