Jokowi soal Covid di China: Kasus RI di Bawah 1.000, Apa Virus Sudah Tak Senang?
·waktu baca 2 menit

Presiden Jokowi merespons masalah COVID-19 di China yang menggila dan mencatatkan penambahan kasus hingga 1 juta per hari pada Minggu (25/12).
Jokowi mengatakan masyarakat Indonesia punya kekebalan tubuh yang baik, dibuktikan dengan data survei serologi yang mencapai di atas 90 persen.
Hasil survei serologi yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bersama Tim Pandemi FKM UI menunjukkan sebanyak 98,5 persen populasi Indonesia memiliki antibodi terhadap COVID-19.
"Asal serologi survei kita sudah sampai 90 persen, ya artinya kita kemungkinan sudah baik. Ada apa pun dari mana pun seharusnya sudah tidak ada masalah," ucap Jokowi di sela menghadiri acara di Stasiun Manggarai, Jakarta, Senin (26/11).
Jokowi mengatakan kasus konfirmasi harian di Indonesia sudah turun di bawah 1.000 kasus per hari. Meski, masih harus dikaji faktor yang memicu penurunan kasus.
Tetapi [alasannya] karena apa? Itu yang harus dilihat, dikaji, di sana. Apakah karena imun sudah lebih baik? Atau apakah virusnya sudah tidak senang dengan Indonesia.
- seloroh Jokowi
"Jadi, tunggu kajian dari Kementerian Kesehatan, para pakar dan epidemiolog agar keputusannya benar," imbuh mantan gubernur DKI itu.
Soal pemberhentian PPKM, Jokowi mengatakan saat ini draf Keppres belum sampai di mejanya. Dia masih menunggu dari draf itu selesai.
"Kalau sudah sampai, apalagi ini menyangkut sero survei, maka ada kajian yang harus detail. Jangan fail dalam memutuskan sehingga sebaiknya kita sabar untuk menunggu," pungkasnya.
