Jokowi Tambah Target Tes Corona Jadi 20 Ribu Per Hari

Presiden Jokowi membuka ratas virtual Percepatan Penanganan Pandemi COVID-19. Dalam kesempatan itu, ia meminta target pelaksanaan tes PCR untuk mendeteksi corona ditambah.
"(Terkait) pengujian spesimen, saya sampaikan terima kasih, target pengujian yang dulu saya targetkan 10 ribu sudah terlampaui," kata Presiden Jokowi membuka ratas virtual di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (4/6).
Ke depan, Jokowi meminta jumlah tes tersebut ditingkatkan. Setelah sukses mencapai target 10 ribu tes per hari, Jokowi menargetkan tes per hari bisa mencapai 20 ribu.
Oleh sebab itu, ia meminta para jajarannya untuk mempersiapkan segala hal yang diperlukan untuk mencapai angka tersebut.
"Saya harapkan target berikutnya ke depan adalah 20 ribu per hari. Ini harus mulai kita rancang menuju ke sana," lanjut dia.
Kementerian Kesehatan sebelumnya menargetkan pengujian metode Polymerase Chain Reaction (PCR) corona hingga 10 ribu orang per hari.
Juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19, Achmad Yurianto pada Rabu (15/4) lalu mengaku, pihaknya akan mengaktifkan 78 laboratorium untuk menunjang kecepatan tes swab dahak tersebut.
"Target kami bisa 10 ribu tes per hari. Sudah tentu ini harus meningkatkan bukan hanya mesin, tapi reagen, sistem zonasi, agar bisa memperpendek waktu kirim spesimen ke laboratorium untuk diuji dan diinterpretasikan hasilnya," ujar Yuri dalam konferensi pers di Gedung BNPB Jakarta.
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)
***
Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.
