Jokowi Tanggapi Adanya Desakan Kapolri Mundur: Masih Pak Listyo Sigit
·waktu baca 1 menit

Isu Kapolri Listyo Sigit didesak mundur bahkan diganti sampai ke telinga Presiden Jokowi. Hal ini terjadi buntut dua kasus besar yakni pembunuhan yang dilakukan Ferdy Sambo dan tragedi Kanjuruhan.
"Kapolrinya masih Pak Listyo Sigit," kata Jokowi di Kantor Pos KCU Bandung, Kamis (13/10).
Jokowi mengatakan, saat ini Polri masih bekerja keras untuk melayani masyarakat.
"Kalau dilihat di bawah, saya melihat polisi masih kerja keras untuk membantu masyarakat, melayani masyarakat, itu yang saya lihat," pungkasnya.
Kinerja Polri kembali menjadi sorotan buntut tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 132 orang suporter Arema FC. Berdasarkan temuan Komnas HAM, tembakan gas air mata ke tribun menjadi penyebab suporter panik hingga berdesak-desakan keluar stadion.
Bahkan, gas air mata yang digunakan rupanya sudah kadaluarsa. Namun, Polri menyebut gas air mata yang sudah kadaluarsa pun tidak berbahaya.
Pernyataan itu memicu reaksi publik. Terlebih banyak korban yang mengalami gangguan mata karena terpapar tembakan gas air mata.
